SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MeningkatkanKeterampilanMerodapadaPembelajaranSenamLantaiSiswaKelas VIII B SMP Negeri 7 Malang MenggunakanPendekatanBermain

Arif Faisol Halim

Abstrak


ABSTRAK

 

Halim, ArifFaisol. 2012. Meningkatkan Keterampilan Merodapada Pembelajaran SenamLantai SiswaKelas VIII B SMP Negeri 7 Malang Menggunakan Pendekatan Bermain.Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Drs. Mulyani Surendra, M.S, (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd.

 

Kata Kunci:keterampilanmeroda, pembelajaransenamlantai, bermain

Merodaadalahsuatugerakanmemutarkesamping yang pada suatu saat bertumpu pada kedua tangan dengan kedua kaki terbukalebar. Berdasarkan observasi awal, diperoleh hasil bahwa penguasaan keterampilanmeroda pada pembelajaran senam lantai siswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Malang, ternyata kesalahan yang banyak muncul di lapangan adalah pada posisi tangan,posisi tungkai, dan sikap akhir.

Penelitianini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan meroda pada pembelajaran senam lantai siswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Malang dengan menggunakan pendekatan bermain.Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalah penelitian tindakan kelas (PTK).Pelaksanaan tindakankelasini dilakukan melalui duasiklus dimana tiap siklusterdiridari 4 tahapyaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. SubjekdalampenelitianiniadalahsiswakelasVIII B SMP Negeri 7 Malang.Teknikpengumpulan data dalampenelitianinimenggunakanobservasi (pengamatan), dokumentasi,dantes.

Hasilpenelitianmenunjukkanbahwaketerampilanmerodapadapembelajaransenamlantaisiswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Malangmengalamipeningkatan.Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan siswa dalam melakukan keterampilan merodasetelah diberi tindakan pada siklus1.Hasilnya, dari 32 siswa ada 30 siswa mampu melakukan gerakan yang benar pada sikap awal dengan persentase 93,75% dengan kategori baik, 27 siswa mampu melakukan gerakan benar pada posisi tangan dengan persentase 84,37% dengan kategori baik, 25 siswa mampu melakukan gerakan yang benar pada posisi tungkai  dengan persentase 78,12% dengan kategori  baik, dan 26 siswa mampu melakukan gerakan yang benar pada sikap akhir dengan persentase 81,25% dengan kategori  baik.

Berdasarkanhasilpenelitiandapatdisimpulkanbahwapembelajaransenamlantaidenganpendekatanbermaindapatmeningkatkanketerampilan merodapadapembelajaransenamlantaisiswa kelas VIII B SMP Negeri 7 Malang.