SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Senam Aerobik Dengan Kombinasi Tarian Cha-Cha Menggunakan Media Audio Visual Di Sanggar Senam Gor (SSG) Lumajang

Anggun Kartika Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Anggun Kartika. 2012. Pengembangan Senam Aerobik Dengan Kombinasi Tarian Cha-Cha Menggunakan Media Audio Visual Di Sanggar Senam Gor (SSG) Lumajang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan,Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sulistyorini, M.Pd, (II) Dr. Saichudin, M.Kes.

 

Kata kunci: pengembangan, senam aerobik, tarian cha-cha, media audio visual, Sanggar Senam Gor Lumajang

Senam aerobik merupakan salah satu cabang olahraga yang menyenangkan karena gerakannya dipadukan dengan musik. Peminat dari senam aerobik adalah kebanyakan dari kaum wanita karena ingin memiliki tubuh yang kencang dan indah. Senam aerobik yang biasa dilakukan oleh ibu-ibu sangat monoton dan membuat bosan, selain itu ibu-ibu sering merasa sulit mengingat dengan gerakan yang telah diajarkan oleh instruktur  jika akan melakukan sendiri di rumah . Untuk itu perlu variasi gerakan yang menarik untuk dikombinasikan dengan senam aerobik dalam bentuk VCD sebagai media panduan belajar.Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat produk VCD yang berisi pengembangan rangkaian senam aerobik yang dikombinasikan dengan tarian cha-cha.

Pengembangan senam aerobik ini merupakan kombinasi dari teknik dasar senam aerobik dan teknik dasar tari cha-cha yang disusun menjadi satu rangkaian gerakan, yang terdiri dari: (1) pemanasan, (2) inti yang terdiri dari 3 rangkaian dan setiap jeda gerakan inti ada gerakan peralihan, (3) pendinginan yang ditampilkan dalam bentuk media audio-visual yaitu VCD. Senam aerobik ini diberi nama Senam Aerobik Kombinasi Tarian Cha-Cha.

Pengembangan senam aerobik ini menggunakan model pengembangan instruksional yang  lebih spesifik untuk VCD dari Sadiman (2003:38) yang dimodifikasi dengan prosedur pengembangan oleh peneliti sebagai berikut: (1) ide, (2) analisis kebutuhan (3) penulisan naskah, evaluasi dan revisi, (4) produk prototipe, pengambilan gambar, (5) evalusi 3 ahli, (6) revisi produk awal, (7) uji kelompok kecil dengan menggunakan 5 subyek, (8) revisi produk utama, (9) uji lapangan dengan menggunakan 25 subyek, (10) revisi produk akhir, (11) hasil akhir.

Subyek uji coba dalam pengembanagn senam aerobik ini terdiri dari (1) tinjauan ahli, terdiri dari 1 ahli senam aerobik, 1 ahli ahli tari, 1 ahli media, (2) member senam aerobik sebagai kelompok uji coba dengan jumlah 5 orang untuk uji coba kelompok kecil dan 25 orang untuk uji coba kelompok besar. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket dan analisis yang digunakan adalah persentase.

Hasil pengembangan Senam Aerobik Kombinasi Tarian Cha-Cha memenuhi kriteria cukup valid untuk ahli senam aerobik memperoleh 75,00%, memenuhi kriteria valid untuk ahli tari memperoleh 81,67%, memenuhi kriteria valid untuk ahli media memperoleh 91,67%, memenuhi kriteria valid untuk uji coba kelompok kecil 85,33%, dan memenuhi kriteria valid untuk uji coba kelompok besar memperoleh 81,33%. Ini berarti pengembangan senam ini bisa diterapkan di sanggar dan menjadi senam model baru yang menarik.

Untuk perbaikan pengembangan Senam Aerobik Kombinasi Tarian Cha-Cha diharapkan ada peneliti lain yang menindak lanjuti tentang kefektifannya agar dapat lebih bermanfaat dan diharapkan dapat disosialisasikan di sanggar-sanggar kebugaran.