SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan pembelajaran gerak dasar lari menggunakan media kertas untuk siswa kelas 3 sekolah dasar Laboratorium Universitas Negeri Malang

Elok Dian Fatmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Fatmawati, Elok Dian. 2012. Pengembangan pembelajaran gerak dasar lari menggunakan media kertas untuk siswa kelas 3 sekolah dasar Laboratorium Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Heru Widijoto, M.S. (2) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd.

 

Kata kunci: Pengembangan, Gerak Dasar lari, Media Kertas.

Sekolah Dasar Laboratorium Universitas Negeri Malang telah menerapkan pembelajaran Pendidikan Jasmani dimana dalam standart kompetensinya terdapat kompetensi gerak dasar, berdasarkan hasil observasi dan analisis kebutuhan guru belum pernah melaksanakan pembelajaran gerak dasar lari menggunakan permainan, sehingga siswa kurang tertari dan aktif dalam pembelajaran gerak dasar lari. Maka disusun rancangan produk pengembangan pembelajaran gerak dasar lari menggunakan media kertas.  Media kertas yang digunakan berupa kertas yang dibentuk menjadi 3 macam yaitu: (1) baling-baling kertas, (2) spiral kertas, (3) lembaran kertas.

Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan (research and development) dari Borg dan Gall (1983: 475) yang terdiri dari sepuluh langkah. Namun menurut Ardhana (2002: 9) setiap pengembang tentu saja dapat memilih dan menentukan langkah-langkah yang paling tepat bagi peneliti dengan mempertimbangkan kondisi yang dihadapi dalam proses pengembangan. Maka peneliti melakukan modifikasi untuk menggunakan 7 langkah dari langkah Borg and Gall dengan tidak menggunakan langkah ke delapan hingga kesepuluh. Sehingga prosedur penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah: 1) melakukan penelitian awal (need assesment), 2) melakukan perencanaan, selanjutnya dievaluasi oleh para ahli, 3) mengembangkan produk awal, 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 6 subyek, 5) melakukan revisi terhadap produk awal, 6) melakukan uji coba lapangan(kelompok besar) denga 33 subyek, 7) melakukan revisi produk. Instrumen yang digunakan adalah berupa angket berisi tentang rancangan produk dan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa persentase.

Pembelajaran  ini dikembangkan melalui saran dan evaluasi para ahli, yaitu satu orang ahli pembelajaran dan dua orang ahli atletik. Hasil analisis data yang diperoleh adalah 100% siswa mudah dalam melakukan pembelajaran gerak dasar lari menggunakan media dari kertas, 100% siswa senang dalam melakukan pembelajaran gerak dasar lari menggunakan media kertas, pembelajaran gerak dasar lari menggunakan media dari kertas 100% aman untuk dilakukan siswa. Sehingga diharapkan pengembangan pembelajaran gerak dasar lari menggunakan media dari kertas ini bisa menjadi salah satu alternatif pembelajaran pendidikan jasmani khususnya pada materi gerak dasar lari, agar lebih menarik sehingga siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran.