SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Peningkatan Pembelajaran Keseimbangan Statis dan Dinamis dengan Menggunakan Permainan Tradisional Modifikasi pada Kelas A (Kelompok Tunanetra) di SDLB Negeri Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang

Ahmad Ali Ashar

Abstrak


ABSTRAK

 

Ashar, Ahmad Ali. 2012. Upaya Peningkatan Pembelajaran Keseimbangan Statis dan Dinamis dengan Menggunakan Permainan Tradisional Modifikasi pada Kelas A (Kelompok Tunanetra) di SDLB Negeri Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Skripsi, program studi S-1 Pendidikan Jasmani, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata kunci: Peningkatan, Pembelajaran, Keseimbangan Statis dan Dinamis, Permainan Tradisional, Tunanetra.

Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh ketika ditempatkan di berbagai posisi dan kemampuan untuk mengendalikan massa tubuh terhadap bidang tumpu. Berdasarkan hasil observasi awal, diperoleh data bahwa penguasaan keterampilan keseimbangan siswa kelas A (kelompok tunanetra) SDLB Negeri Kedungkandang sangat kurang, selain lemah dari segi penglihatan anak tunanetra juga pasif dalam aktivitas geraknya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembelajaran keseimbangan siswa kelas A (kelompok tunanetra) SDLB Negeri Kedungkandang Kota Malang dengan menggunakan permainan tradisional modifikasi di antaranya adalah permainan berdiri di atas kursi, permainan klaker, egrang batok kelapa, egrang kaleng, egrang bambu, berjalan di atas tali, berjalan di atas balok kayu.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas A (kelompok tunanetra) SDLB Negeri Kedungkandang.

Hasil penelitian ini telah terbukti mampu meningkatkan keseimbangan siswa dari siklus ke siklus. Hal ini bisa dilihat dari persentase keberhasilan siswa dalam melakukan tes keseimbangan setelah diberikan tindakan siklus 1 dan siklus 2. Rata-rata peningkatan hasil tes keseimbangan statis mencapai 86% dan rata-rata peningkatan hasil tes keseimbangan dinamis tingkat keberhasilannya mencapai 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa aspek teknik keterampilan keseimbangan statis dan dinamis sudah tuntas, karena sudah melewati batas keberhasilan tindakan dengan kategori baik yang memiliki rentang nilai yaitu 80-100%.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah dengan pemberian metode permainan tradisional dapat meningkatkan keterampilan keseimbangan siswa kelas A (kelompok tunanetra) SDLB Negeri Kedungkandang. Saran berdasarkan penelitian ini: (1) Bagi peneliti yang akan melakukan penelitian yang sama, diharapkan dapat lebih mengembangkan model pembelajaran yang lain terkait dengan mata pelajaran Penjas ataupun Penjas Adaptif. (2) Bagi guru Penjas atau guru Penjas Adaptif  dapat menggunakan metode dan media permainan tradisional untuk meningkatkan keseimbangan statis dan dinamis pada siswa.