SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Permainan Gawang Paralon dan Cincin Selang dalam Pembelajaran Lompat Jangkit di SMA Negeri 1 Rejotangan Kabupaten Tulungagung

Andrik Nurdiansyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Nurdiansyah, Andrik. 2011. Pengembangan Model Permainan Gawang Paralon dan Cincin Selang dalam Pembelajaran Lompat Jangkit di SMA Negeri 1 Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mulyani Surendra, M.S, (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd.

 

Kata Kunci: Pengembangan, model permainan, pembelajaran, lompat jangkit.

 

Penelitian awal dilakukan pada 2 orang guru pendidikan jasmani dan kesehatan dan 32 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Rejotangan. Pada penelitian awal melalui wawancara dan penyebaran angket analisis kebutuhan (need assessment) dapat disimpulkan bahwa pembelajaran lompat jangkit yang dilakukan oleh guru kelas XI SMA Negeri 1 Rejotangan kurang menarik, sehingga membuat proses belajar mengajar tidak optimal dan membuat siswa tidak bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Hasil dari pengisian angket diketahui bahwa pada pembelajaran lompat jangkit yang telah diajarkan oleh guru, sebesar 11,9% siswa menyatakan senang, sebesar 24% menyatakan biasa saja dan sebesar 64,1% menyatakan tidak senang.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model permainan dalam pembelajaran lompat jangkit. Diharapkan, hasil pengembangan ini bisa membantu guru maupun siswa dalam proses pembelajaran lompat jangkit, sehingga pembelajaran lompat jangkit menjadi optimal. Dalam penelitian pengembangan ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dengan persentase. Teknik ini digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari penyebaran angket dan wawancara.

Produk awal telah dijustifikasi oleh ahli pembelajaran atletik dan ahli pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan yang hasil akhirnya menunjukkan bahwa “Model Permainan Gawang Paralon dan Cincin Selang dalam Pembelajaran Lompat Jangkit di SMA Negeri 1 Rejotangan Kabupaten Tulungagung” layak digunakan untuk diuji coba kelompok. Dari hasil uji coba kelompok kecil dengan menggunakan 10 siswa diperoleh persentase 81,30% sedangkan untuk 1 guru diperoleh persentase 84,48%, dan pada uji coba kelompok besar dengan menggunakan 32 siswa diperoleh persentase 83,47% sedangkan untuk 3 guru diperoleh persentase 85,06% maka produk pengembangan model permainan gawang paralon dan cincin selang dalam pembelajaran lompat jangkit di SMA Negeri 1 Rejotangan Kabupaten Tulungagung dapat digunakan.

Hasil penelitian ini diharapkan bisa membantu proses pembelajaran lompat jangkit menjadi menarik dan meningkatkan kualitas pembelajaran serta kemampuan teknik lompat jangkit siswa SMA Negeri 1 Rejotangan Kabupaten Tulungagung.