SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kompetensi Dasar Pertolongan Pertama dalam Bentuk Multimedia Interaktif Untuk Kelas VII SMP Negeri 1 Pacitan

Bramantya Wardhana

Abstrak


ABSTRAK

 

Wardhana, Bramantya. 2011. Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kompetensi Dasar Pertolongan Pertama Dalam Bentuk Multimedia Interaktif Untuk Kelas VII SMP Negeri 1 Pacitan. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Heru Widijoto, M.S, (II) Drs. Mulyani Surendra, M.S.

 

Kata kunci: penelitian pengembangan, media pembelajaran, multimedia interaktif, pertolongan pertama.

 

Berdasarkan penelitian awal yang dilakukan di SMP Negeri 1 Pacitan terhadap 36 siswa kelas VII dan 2 guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan diperoleh data: 36 (100%) siswa mendapatkan materi pertolongan pertama, 36 (100%) siswa menyatakan kompetensi dasar pertolongan pertama diajarkan berupa teori dan praktek, 36 (100%) siswa mendapatkan materi dari buku LKS, 36 (100%) siswa belum pernah mendapatkan materi dari multimedia interaktif, 36 (100%) siswa menyatakan di sekolah mereka terdapat laboratorium komputer, 36 (100%) siswa menyatakan bisa mengoperasikan komputer, sedangkan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan menyatakan: media yang digunakan untuk mengajar materi pertolongan pertama berupa buku LKS, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan belum pernah menggunakan multimedia interaktif dalam pembelajaran, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan setuju jika dikembangkan multimedia interaktif pertolongan pertama.

Peneliti memilih multimedia interaktif untuk menyampaikan informasi tentang pertolongan pertama. Multimedia interaktif dirancang sistematis dengan berpedoman prinsip pertolongan pertama sehingga memungkinkan siswa dapat menerima pengetahuan lebih mudah dan menarik. Multimedia interaktif adalah media yang berisi tulisan, gambar, video yang bisa dioperasikan sesuai keinginan.

Berdasarkan tinjauan para ahli ada perbaikan pada produk ini. Perbaikan dari ahli media yaitu mengganti bahan label CD dan buku petunjuk karena rentan terhadap gangguan. Dari ahli kesehatan perbaikan yang dilakukan adalah menambah substansi pada gejala heat exhaustion, heat stroke. Ahli pembelajaran menyarankan agar video pada produk diberi narasi namun jika sudah ada keterangan tulisan pada video tersebut itu sudah cukup.

Hasil uji coba (kelompok kecil) menggunakan 9 siswa diperoleh persentase 87,52% dan tergolong kategori valid, pada uji lapangan (kelompok besar) menggunakan 45 siswa diperoleh persentase 84,81% dan tergolong kategori valid sehingga multimedia interaktif kompetensi dasar pertolongan pertama untuk siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pacitan dapat digunakan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan lebih kreatif dan inovatif untuk pengembangan media pembelajaran. Pemanfaatan media berupa multimedia interaktif untuk pembelajaran membuat siswa lebih tertarik untuk belajar dan bermuara pada percepatan proses pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari.