SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN TOLAK PELURU PADA SISWA KELAS VI SDN SUMBERPASIR 01 PAKIS KABUPATEN MALANG

Nella Vianis Sugianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Sugianto, Nella Vianis. 2011. Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Tolak Peluru Pada Siswa Kelas VI SDN Sumberpasir 01 Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Pembimbing (I) Drs. Mu’Arifin, M.Pd, (II) Drs. Mardianto, M.Kes.

 

Kata kunci : Meningkatkan Efektivitas, Pembelajaran Tolak Peluru

 

Pendidikan jasmani merupakan salah satu pelajaran yang diberikan pada pendidikan formal baik SD, SMP/MTs, SMA/MA. Tolak peluru merupakan salah satu olahraga yang ada pada kurikulum 2006 yaitu kurikulum KTSP. Oleh karena itu tolak peluru diberikan pada sekolah dasar.

Berdasarkan hasil observasi awal di SDN Sumberpasir 01 Kecamatan Pakis Kabupaten Malang pada pembelajaran pendidikan jasmani materi pokok tolak peluru kelas VI, tampak bahwa siswa tidak melakukan pembelajaran dengan baik, seperti tidak aktif serta merasa pembelajaran membosankan. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran tersebut tidak efektif dan tidak mencapai tujuan dari pembelajaran itu sendiri. Dalam pemahaman teknik dasar tolak peluru siswa kesulitan memahami materi tersebut. Teknik dasar tolak yang kurang dikuasai adalah teknik menolakkan peluru, siswa masih belum bisa membedakan antara tolakan dan melempar.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar gerakan tolak peluru yang efektif dengan menggunakan media bola plastik yang dimodifikasi pada siswa kelas VI SDN Sumberpasir 01 Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang melalui dua siklus. Subyek penelitian adalah guru pendidikan jasmani dan peneliti sendiri. Jumlah siswa yang ada dikelas tersebut sebanyak 28 siswa, yang terdiri dari 12 siswa putri dan 16 siswa putra.

Hasil penelitian dari tindakan yang diberikan menunjukkan: (1) dalam siklus I, semua siswa yang tidak bisa mencapai standar kriteria ketuntasan yang ada sehingga harus dilakukan tindakan berikutnya yang di sampaikan di siklus dua. Selama pembelajaran berlangsung observasi yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa dan kualitas gerak siswa yang ditunjukkan dengan melakukan gerakan teknik dasar tolak peluru. (2) dalam siklus II menunjukkan semua siswa yang mencapai standar kriteria ketuntasan minimal akhirnya bisa mencapai standar tersebut.

Kesimpulan yang didapat pada penelitian ini adalah media bola plastik yang dimodifikasi diberikan serta pemvariasian metode pembelajaran oleh guru dapat meningkatkan proses pembelajaran tolak peluru pada siswa kelas VI SDN Sumberpasir 01 Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Hal ini bisa dilihat dari aktifitas siswa dan guru selama pembelajaran dari siklus I hingga siklus II, serta penilaian yang diberikan setelah tindakan diberikan.