SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PERMAINAN AIR UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN KETERAMPILAN GERAK DASAR RENANG GAYA DADA DI SMA NEGERI 1 SAMBIT KABUPATEN PONOROGO

HENDI ARNANDA Ristanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Ristianto, Hendi Arnanda. 2011. Pengembangan Permainan Air Untuk Melatih Gerak Dasar Pernafasan, Lengan, dan Tungkai untuk menunjang keterampilan berenang gaya dada. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Lokananta Teguh H. W, M.Kes (II) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: pengembangan, Permainan air, dan renang gaya dada.

 

Ruang lingkup mata pelajaran pendidikan jasmani antara lain adalah: 1) permainan dan olah raga, 2) aktifitas pengembangan, 3) Aktivitas senam, 4) aktivitas ritmik, 5) aktivitas air, 6) pendidikan luar kelas, kesehatan. Renang adalah suatu cabang olahraga yang dilakukan di air dengan menggerakkan anggota badan dengan mengapung di air, dan seluruh anggota badan bergerak dengan bebas (Roeswan dan Soekarno, 1979:23). Renang adalah mata pelajaran yang tertera di dalam kurikulum sesuai standar kopetensi sesuai tingkatan kelas yang harus dilaksanakan untuk memperoleh nilai akhir melalui proses pembelajaran. Tetapi hal tersebut berbeda dengan keadaan yang terjadi di lapangan, seperti yang dialami siswa SMA Negeri 1 Sambit. Siswa menganggap mata pelajaran renang merupakan kegiatan rekreasi, setiap pelajaran renang, siswa datang kemudian bermain dengan teman-temannya, apabila guru menyuruh melakukan teknik sesuai standar kompetensi yang diajarkan, siswa enggan dan malas untuk melakukannya. Melihat fenomena tersebut, peneliti ingin mengembangkan sebuah produk berupa model permainan di air yang representatife melalui penelitian untuk melatih gerak dasar pernafasan, lengan, dan tungkai.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian dan pengembangan dari Sugiyono (2008:298). Langkah yang digunakan adalah berikut: 1) Potensi Masalah  (Menganalisa apa yang menjadi masalah di SMA Negeri 1 Sambit), 2) Pengumpulan informasi (kajian pustaka, observasi ke sekolah, dan analisis kebutuhan), 3) Desain produk (penyiapan materi permainan, buku petunjuk yang akan digunakan, dan perlengkapan evaluasi), 4) Validasi desain (Menggunakan 1 ahli pembelajaran pendidikan jasmani, 2 ahli renang, dan 1 ahli media), 5) Perbaikan desain (Data kuesioner dikumpulkan dan dianalisis, kemudian melakukan revisi produk),        6) Uji coba Produk (uji coba kelompok kecil dilakukan pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sambit dengan menggunakan 10 subyek yang di ambil 1 kelas, kemudian data kuesioner dikumpulkan dan dianalisis, 7) Revisi produk  berdasarkan dari hasil kuesioner uji coba (kelompok kecil), 8) Uji coba pemakaian (kelompok besar) yang dilakukan pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sambit dengan menggunakan 40 subyek yang di ambil 4 kelas masing-masing berjumlah 10 siswa dari masing-masing kelas, kemudian data kuesioner dikumpulkan dan dianalisis, 9) Melakukan revisi berdasarkan dari hasil kuesioner, sehingga menjadi produk akhir pengembangan, 10) Produksi masal, setelah direvisi permainan dapat diproduksi dengan cara dikemas dalam sebuah buku panduan permainan air untuk melatih gerak dasar pernafasan, lengan, dan tungkai di SMA 1 Sambit.

Berdasarkan hasil analisis data uji coba (kelompok besar) diperoleh bahwa seluruh aspek dalam pengembangan permainan air untuk melatih gerak dasar pernafasan, lengan, dan tungkai telah memenuhi kreteria baik yaitu antara 80% – 100%. Hasil pengembangan ini hanya terbatas pada pengembangan produk, maka diharapkan ada penelitian selanjutnya yang menguji tentang tingkat efektivitas produk yang telah dikembangkan dan hasil penelitian dan pengembangan ini, diharapkan dapat diuji cobakan pada lingkup yang lebih luas.