SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Keterampilan Senam Lantai Guling ke Belakang Melalui Penerapan Part-Whole Methods Pada Siswa Kelas IX-F SMP Negeri 10 Malang

Aditya Bangun Septiohadi

Abstrak


ABSTRAK

 

Septiohadi, Aditya Bangun. 2011. “Peningkatan Keterampilan Senam Lantai Guling ke Belakang Melalui Penerapan Part-Whole Methods Pada Siswa Kelas IX-F SMP Negeri  10 Malang” Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FIK Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto S.Pd, M.Pd. (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd.

 

Kata kunci: Peningkatan keterampilan, senam lantai guling ke belakang, part-whole methods dan KKM.

 

Senam lantai merupakan bagian dari mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang diberlakukan di Sekolah Menengah Pertama. Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti dengan guru pendidikan jasmani saat pembelajaran senam lantai guling ke belakang yang dilakukan terhadap siswa kelas IX-F di SMP Negeri 10 Malang, didapatkan hasil penguasaan senam lantai guling ke belakang kurang memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang diberlakukan di sekolah tersebut. Hal itu tentunya menuntut peningkatan keterampilan lebih ditingkatkan lagi, untuk memenuhi hasil belajar yang lebih baik lagi diterapkan part-whole methods.

Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan senam lantai guling ke belakang melalui penerapan part-whole methods pada siswa kelas IX-F di SMP Negeri 10 Malang.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Peneliti berkolaborasi dengan Bapak Suyono selaku guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan yang mengajar di kelas IX-F SMP Negeri 10 Malang. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX-F SMP Negeri 10 Malang.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui penerapan part-whole methods pada siswa kelas IX-F SMP Negeri 10 Malang terjadi peningkatan hasil pada keterampilan guling ke belakang. Hasil observasi awal dari sikap awal dengan tingkat kesalahan 15,63%, posisi tangan dengan tingkat kesalahan 59,37%, posisi tungkai dengan tingkat kesalahan 34,37%, dan sikap akhir dengan tingkat kesalahan 18,75%. Hasil tindakan siklus 1 dari sikap awal dengan tingkat kesalahan 6,25%, posisi tangan dengan tingkat kesalahan 12,5%, posisi tungkai dengan tingkat kesalahan 9,37%, dan sikap akhir dengan tingkat kesalahan 0%. Hasil tindakan siklus 2 dari sikap awal tingkat kesalahannya 0%, posisi tangan dengan tingkat kesalahan 3,13%, posisi tungkai dengan tingkat kesalahan 3,13%, dan sikap akhir tingkat kesalahannya 0%.

Simpulan pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas melalui penerapan part-whole methods di SMP Negeri 10 Malang pada siswa kelas IX-F dapat meningkatkan keterampilan senam lantai guling ke belakang.

Saran dari penelitian ini adalah metode bagian-keseluruhan (part-whole methods) sebaiknya diterapkan juga dalam pembelajaran yang lain.