SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KESEGARAN JASMANI MELALUI CIRCUIT TRAINING 4 POS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL

Wahyu Setiawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Wahyu, Setiawan. 2011. Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Jasmani melalui Cirkuit Training dengan menggunakan media Audio Visual. Skripsi,Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu KeolahragaanUniversitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd., M.Pd. (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd.

 

Kata kunci: Kesegaran Jasmani, Circuit Training, Media Audio-Visual.

 

Teori dan Praktik Circuit Training merupakan salah satu materi yang terdapat pada matapelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Sekolah Dasar. Materi yang diajarkan di dalam circuit training 4 pos diantaranya pos 1 lari bolak-balik 10 meter, pos 2 push up, pos 3 baring duduk/ sit up, dan pos 4 naik turun bangku yang dimodifikasi menjadi naik turun lantai. Terkait dengan hasil penelitian diperoleh data bahwa dalam matapelajaran Teori dan Praktik Circuit Training belum ada Media Audio Visual pembelajaran tentang Circuit Training dalam bentuk Media Audio Visual dan Media Audio Visual tersebut diperlukan pada Matapelajaran Teori dan Praktik Circuit Training pada siswa SDI Surya Buana Malang. Oleh karena itu peneliti akan mengembangkan Media Audio Visual pembelajaran Circuit Training pada siswa SDI surya Buana Malang.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan media audio-visual melalui pembelajaran Circuit Training yang diharapkan dapat  membantu proses pembelajaran bagi siswa SDI Surya Buana Kota Malang.

Metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg and Gall. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini berupa angket kuesioner. Angket kuesioner diberikan pada ahli media, ahli Circuit Training4 pos, ahli pembelajaran, uji coba (kelompok kecil) terhadap siswa putri SDI Surya Buana Kota Malang sebanyak 8 orang dan uji lapangan (kelompok besar) terhadap siswa putri SDI Surya Buana Kota Malang sebanyak 80 orang. Teknik yang digunakan dalam menentukan subyek uji produk adalah random sampling.

Produk pengembangan ini berisikan aktivitas pembelajaran Circuit Training 4 pos, yang diantaranya terdiri atas pos 1 lari bolak-balik 10 meter, pos 2 push up, pos 3 baring duduk atau sit up dan pos 4 naik turun bangku yang dimodifikasi menjadi naik turun lantai. Gambar (tayangan) seluruh aktivitas pembelajaran Circuit Training 4 pos ini disajikan dalam bentuk video dan dikemas dalam bentuk compact disc (CD).

Hasil Produk pengembangan berupa video pembelajaran Cirkuit Traning 4 Pos ini bisa langsung disebarluaskan ke ruang lingkup yang lebih luas dan dapat digunakan sesuai dengan tujuannya.