SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN LARI SAMBUNG MELALUI PENDEKATAN PLAY AND GAMES SISWA KELAS VI SD NEGERI WATULUMBUNG III KECAMATAN LUMBANG

ADI WIYARSO

Abstrak


ABSTRAK

 

Wiyarso, Adi. 2012. “Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam  Pembelajaran Lari Sambung Melalui Pendekatan Play And Games Siswa Kelas VI SD Negeri  Watulumbung III Kecamatan Lumbang”. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes., (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd

 

Kata kunci: Metode play and games, siswa aktif, pembelajaran lari sambung

 

Lari sambung merupakan salah satu cabang atletik yang diajarkan di sekolah dasar. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan diperoleh informasi bahwa masih banyak siswa yang tidak aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan di SD Negeri Watulumbung III Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan masih sering menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi dan modelling untuk memberikan contoh kepada siswa. Peneliti menyadari adanya perbedaan tingkat pemahaman dan tingkat penerapan informasi pada setiap siswa yang nantinya akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Oleh karena itu, dalam penelitian ini diterapkan pembelajaran dengan menggunakan metode  play and games. Salah satu ciri pembelajaran dengan menggunakan metode play and games adalah siswa senang dan banyak bergerak. Dengan proses pembelajaran tersebut siswa diharapkan dapat lebih aktif dalam pembelajaran lari sambung sehingga hasil belajar meningkat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran lari sambung kelas VI SD Negeri Watulumbung III Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan menggunakan metode play and games.

Rancangan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan 4 tahap yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang dilakukan secara kolaborasi antara peneliti, ahli pembelajaran Pendidikan Jasmani, guru Pendidikan Jasmani lain dan siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1, persentase siswa yang tidak tekun dalam pembelajaran sangat tinggi yaitu 41,16%. Pada siklus 2 siswa yang tidak tekun turun menjadi 12,5%, sehingga siswa mengalami peningkatan dalam aspek ketekunan yaitu dari 58,33% pada siklus 1 meningkat menjadi 87,5% pada siklus 2. Secara umum keaktifan siswa dalam pembelajaran lari sambung pada siklus 1 meningkat pada sikus 2, dari 64,58% meningkat menjadi 94,79%.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode play and games dan variasi pembelajaran yang diberikan oleh guru dalam penelitian ini dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran lari sambung kelas VI SD Negeri watulumbung III Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan.