SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PROGRAM LATIHAN VARIASI SERANGAN DALAM PERMAINAN BOLAVOLI DI KLUB BOLAVOLI RSSA

dodik andi wicaksono setyawan

Abstrak


ABSTRAK

Setyawan, Dodik A.W. 2011. Pengembangan Program Latihan Variasi Serangan dalam Permainan Bolavoli di Klub Bolavoli RSSA Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. M.E. Winarno, M.Pd,  (II) Drs. Mulyani Surendra, M. S.

 

Kata Kunci: pengembangan, program latihan, variasi serangan, bolavoli, klub bolavoli RSSA Kota Malang.

Berdasarkan hasil temuan melalui kegiatan observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner, ditemukan permasalahan yaitu variasi serangan dalam permainan bolavoli di klub bolavoli RSSA Kota Malang kurang relevan dengan permainan saat di lapangan, sehingga peneliti ingin mengembangkan model latihan variasi serangan bolavoli di klub bolavoli RSSA Kota Malang.

Tujuan yang ingin dicapai penelitian ini adalah mengembangkan variasi penyerangan dalam permainan bolavoli di klub Bolavoli RSSA Kota Malang sehingga atlet dapat melakukan variasi penyerangan dengan baik dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan modifikasi dari Borg dan Gall. Prosedur yang digunakan dalam pengembangan ini (1) analisis kebutuhan, (2) pembuatan produk awal, (3) uji coba produk, (4) revisi produk pertama, (5) uji coba lapangan, (6) revisi produk akhir, dan (7) produk akhir pengembangan.

Berdasarkan hasil evaluasi ahli bolavoli adalah 83,70%, data hasil keseluruhan uji kelompok kecil adalah 97,54%, data hasil keseluruhan uji kelompok besar adalah 97,74%. Dalam mengembangkan penelitian ke arah lebih lanjut, peneliti mempunyai beberapa saran, sebagai berikut: (1) Pada saat uji coba kelompok, sebaiknya dilakukan pada subjek yang lebih luas, atau lebih banyak, (2) Kegiatan penelitian bisa dilakukan baik itu di tim lain ataupun di klub bolavoli yang mempunyai kesamaan dengan subjek penelitian, (3) Memilih subjek sebaiknya lebih cenderung ke tim yang mempunyai jadwal latihan minimal tiga kali seminggu. Hal ini berkaitan dengan program latihan tim untuk dapat mengusai produk yang dikembangkan, (4) Hasil pengembangan ini hanya sampai tersusun sebuah produk, belum sampai pada tingkat efektivitas produk yang dikembangkan, jadi sebaiknya dilanjutkan pada penelitian mengenai efektivitas produk yang dikembangkan.