SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode Bermain “Lompat Gembira” Untuk Meningkatakan Ketrampilan Gerak Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada Siswa Kelas X.6 Di Sma Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang

cendy septi wardana

Abstrak


ABSTRAK

 

Septi Wardana, Cendy. 2011. Penerapan Metode Bermain “Lompat Gembira” Untuk Meningkatakan Ketrampilan Gerak Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada Siswa Kelas X.6 Di Sma Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang,  Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mardianto, M.Kes,  (II) Dra. Sri Purnami, M.Pd.

 

Kata kunci: Peningkatan, Keterampilan, Lompat Jauh Gaya Jongkok, Metode Bermain.”Lompat Gembira”

Dari hasil observasi awal, diperoleh hasil bahwa penguasaan ketrampilan lompat jauh gaya jongkok siswa kelas X.6 SMA Negeri 1 Singosari dapat dikatakan kurang baik dari keempat teknik dasar yang diamati, seperti awalan, tumpuan, saat melayang, dan saat mendarat persentase kesalahan masih banyak terlihat. Jumlah siswa kelas X.6 adalah 40 siswa, 19 diantaranya laki-laki dan 21 siswa perempuan,

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan ketrampilan gerak lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas X.6 di SMA Negeri 1 Singosari menggunakan metode bermain lompat gembira. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan tindakan kelas ini dilakukan melalui dua siklus dimana tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X.6 SMA Negeri 1 Singosari. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), dokumentasi, tes, catatan lapangan.

Hasil penelitian ini telah terbukti mampu meningkatkan keterampilan siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus 1 hasil tes tindakan pada post tes sudah cukup baik jika dilihat dari nilai persentase diantaranya pada aspek teknik awalan tingkat kesalahan pada saat melakukan awalan sebanyak 2,75%  dan siswa yang benar mencapai 97,5%, aspek teknik tumpuan tingkat kesalahan pada saat melakukan tumpuan sebanyak 2,75% dan siswa yang benar mencapai 97,5%, aspek teknik melayang  tingkat kesalahan pada saat melayang sebanyak 27,5% dan siswa yang benar mencapai 72,5%, aspek teknik mendarat tingkat kesalahan pada saat mendarat sebanyak 32,5% dan siswa yang benar mencapai 67,5%. Dari hasil tersebut menunjukan peningkatan terhadap penguasaan keterampilan lompat jauh gaya menggantung khususnya pada teknik melayang di udara yang terlihat dari perbandingan hasil pre-test yang dilaksanakan pada saat pra tindakan dengan hasil post-test yang diberikan pada akhir penerapan. Untuk hasil post-test siklus II juga menunjukkan peningkatan penguasaan keterampilan lompat jauh gaya jongkok. Hasil tes tindakan pada post tes siklus 2 sudah baik dari pada siklus 1 jika dilihat dari nilai persentase diantaranya pada aspek teknik awalan tingkat kesalahan pada saat melakukan awalan 0%  dan siswa yang benar mencapai 100%, aspek teknik tumpuan tingkat kesalahan pada saat melakukan tumpuan 0%  dan siswa yang benar mencapai 100%, aspek teknik melayang tingkat kesalahan pada saat melayang 25% dan siswa yang benar mencapai 85%, aspek teknik mendarat tingkat kesalahan pada saat mendarat 17,5% dan siswa yang benar mencapai 82,5%.

Berdasarkan hasil penellitian ini, peneliti menyarankan bagi guru Pendidikan Jasmani di SMP, metode bermain dapat dijadikan alternatif  pilihan dalam pembelajaran lompat jauh gaya menggantung karena  berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode bermain dapat meningkatkan keterampilan lompat jauh gaya menggantung siswa kelas X,6 SMA Negeri 1 Singosari.