SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Model Pelatihan Renang Gaya Bebas Tanpa Alat Untuk Kelas VII Dalam Ekstrakurikuler Renang Di SMP Negeri 18 Malang

ernanda fiki harry jaya

Abstrak


ABSTRAK

 

Fiki Harry Jaya, Ernanda. 2011. Pengembangan Buku Model Pelatihan Renang Gaya Bebas Tanpa Alat Untuk Kelas VII Dalam Ekstrakurikuler Renang Di SMP Negeri 18 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Sulistyorini, M.Pd, (2) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd.

 

Kata Kunci: Pengembangan Buku Model Pelatihan Renang Gaya Bebas Tanpa Alat

Di dalam olahraga renang ada empat gaya umum yang digunakan, diantaranya adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Dilihat dari segi manfaatnya renang juga bisa menjadi sarana penunjang bagi siswa untuk bergerak dengan bebas dengan tujuan utamanya adalah untuk membekali siswa dengan sebuah keterampilan hidup, atau keterampilan untuk mengisi waktu senggang dengan renang yang menyehatkan. Kemudian dilihat dari aspek psikologis dan segi sosialnya berenang banyak bermanfaat bagi kehidupan anak. Dilihat dari aspek psikologis, berenang bagi anak memiliki nilai yang khas dan meluas cakupannya, yaitu memupuk keberanian dan perasaan mampu serta percaya diri, disamping untuk membangkitkan suasana kegembiraan yang tidak dijumpai dalam aktifitas jasmani lainnya, “dari segi sosial, yakni manakala ada orang yang memerlukan pertolongan akibat kecelakaan dalam air (misalnya, karena banjir, perahu tenggelam) maka orang yang terampil berenang akan dapat membantunya (Rusli Lutan dkk, 2002:168).

 Telah diketahui sendiri bahwa di SMP telah ada meteri renang. Dalam ekstrakurikuler renang di SMP Negeri 18 Malang yang dilaksanakan di kolam renang Permata Jingga yang kedalamannya hanya 1.20 m. Pelatih renang di SMP Negeri 18 Malang menerapkan model pelatihan renang tanpa alat dan ada 4 gaya yang diajarkan, yaitu gaya bebas, gaya punggung, gaya kupu-kupu, dan gaya dada. Namun pada prakteknya, untuk melakukan pelatihan renang, terutama gaya bebas masih mengalami kesulitan, khususnya anak kelas VII. Hal tersebut dikarenakan oleh faktor model pelatihan yang diajarkan kurang variatif, dan disamping itu pelatihan yang dilakukan adalah pelatihan renang tanpa alat sehingga anak kesulitan untuk belajar teknik renang gaya bebas. Untuk itu peneliti perlu melakukan suatu cara agar anak kelas VII bisa lebih mudah mengusai teknik pelatihan renang gaya bebas. Dan peneliti melakukan suatu cara berupa “Pengembangan Buku Model Pelatihan Renang Gaya Bebas Tanpa Alat Untuk Kelas VII Dalam Ekstrakurikuler Renang Di SMP Negeri 18 Malang ”, dan diharapkan dengan adanya buku model pelatihan renang gaya bebas tanpa alat, siswa bisa lebih cepat menguasai cara latihan berenang gaya bebas dengan tanpa alat.

Dalam penelitian ini model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Research & Development (R&D) dari Borg & Gall (1983:775). Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan cara kuesioner berupa angket yang diberikan kepada 1 ahli renang dan 1 ahli media serta siswa yang berisi pertanyaan tentang  isi Buku Model Pelatihan Renang Gaya Bebas Tanpa Alat dengan mengacu pada metode atau prosedur yang telah ditentukan.

Data pada Pengembangan Buku model pelatihan renang gaya bebas tanpa alat ini adalah data kuantitatif, karena data yang diperoleh dinyatakan dengan angka bukan kalimat. Data analisis tersebut diperoleh dengan cara memberi skor pada kuesioner yang diberikan., dimana hasil data uji coba kelompok kecil adalah 92,31% dan untuk uji lapangan (kelompok besar) adalah 98,97%. Serta untuk klasifikasi persentase secara keseluruhan pengembangan buku model pelatihan renang gaya bebas tanpa alat adalah persentase dengan hasil baik.