SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode PAKEM Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Lempar Cakram Dalam Pembelajaran Siswa Kelas XI-IPA3 SMA Negeri 1 Ngunut Kabupaten Tulungagung

LUKMAN KURNIAWAN

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurniawan, Lukman. 2011. Penerapan Metode PAKEM Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Lempar Cakram Dalam Pembelajaran Siswa Kelas XI-IPA3 SMA Negeri 1 Ngunut Kabupaten Tulungagung, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mardianto, M.Kes, (II) Drs. Oni Bagus Januarto, M.Kes

 

Kata kunci: Metode PAKEM, hasil belajar, gerakan lempar cakram

Lempar cakram merupakan salah satu cabang atletik yang diajarkan di sekolah-sekolah. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan salah seorang guru di SMAN 1 Ngunut, diperoleh informasi bahwa siswa masih banyak melakukan kesalahan dalam melakukan teknik dasar lempar cakram. Pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan di SMAN 1 Ngunut masih sering menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi dan modelling untuk memberikan contoh kepada siswa. Peneliti menyadari adanya perbedaan tingkat pemahaman dan tingkat penerapan informasi pada setiap siswa yang nantinya akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Oleh karena itu, dalam penelitian ini diterapkan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM). Salah satu ciri pembelajaran dengan menggunakan metode PAKEM adalah multi metode dan multi media. Dengan proses pembelajaran tersebut siswa diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar dalam melakukan gerakan lempar cakram.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran lempar cakram kelas XI-IPA3 SMA Negeri 1 Ngunut Tulungagung menggunakan metode PAKEM. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Kegiatan utama yang ada pada setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, tingkat kesalahan paling tinggi terletak pada teknik saat melempar cakram yaitu 27,5 %. Sedangkan pada siklus 2 tingkat kesalahan yang paling tinggi terjadi pada teknik saat melempar cakram yaitu sebanyak 7,5%. Sehingga siswa mengalami peningkatan hasil belajar pada siklus I yaitu dari 20% menjadi 72,5%, sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar dari 72,5% menjadi 92,5%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa metode PAKEM yang menggunakan media ban sepeda bekas dan variasi model pembelajaran yang diberikan oleh guru dalam penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar lempar cakram dalam pembelajaran siswa kelas XI-IPA3 SMA Negeri 1 Ngunut Kabupaten Tulungagung.