SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Permainan Kejar-kejaran dan Halang Rintang Beranting dalam Pembelajaran Lari Estafet untuk Kelas XI di SMA Negeri 1 Ngimbang Lamongan

okvan kusuma faishol akbar

Abstrak


ABSTRAK

 

Pengembangan Model Permainan Kejar-kejaran dan  Halang Rintang Beranting dalam Pembelajaran Lari Estafet untuk Kelas  XI di SMA Negeri 1 Ngimbang Lamongan

 

Lari  sambung  atau  lari  estafet  adalah  salah  satu  lomba  lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting. Dari data analisis kebutuhan  yang  peneliti  lakukan  kepada  20  siswa  di  SMA Negeri  1 Ngimbang Lamongan, dapat disimpulkan bahwa 80%  siswa menganggap pembelajaran  lari estafet  tidak menyenangkan. Dalam  pembelajaran  lari  estafet  di  SMA Negeri  1 Ngimbang  Lamongan,  tidak  ada media  yang  digunakan  sehingga  pembelajaran kurang menarik bagi siswa. Menurut observasi dengan 2 guru penjaskes kelas XI, nilai siswa kelas XI untuk lari estafet sangat kurang dan siswa kurang menguasai teknik dasar lari estafet. Untuk itu peneliti akan mengembangkan permaian kejar-kejaran dan halang rintang beranting di SMA Negeri 1 Ngimbang Lamongan. Tujuan  penelitian  ini  adalah  mengembangkan  model  permainan kejar-kejaran dan halang rintang beranting yang menyenangkan dalam pembelajaran lariestafet kelas XI di SMA Negeri 1 Ngimbang Lamongan.

Prosedur  dan  tahap-tahap  pengembangan  ini  adalah  sebagai  berikut:  (1) Analisis kebutuhan.  (2) Pembuatan produk  awal.  (3) Tinjauan ahli.  (4) Uji coba produk awal (kelompok kecil). (5) Revisi produk pertama. (6) Uji coba  lapangan (kelompok besar).  (7) Revisi produk  akhir.  (8) Produk  akhir. Pengumpulan data untuk data  evaluasi  ahli  berupa kuesioner/angket untuk:  (1) 1  ahli pembelajaran pendidikan  jamani.  (2) 1 ahli permainan. Untuk mendapatkan data hasil uji coba kelompok  kecil menggunakan  20  siswa  kelas XI  dan  untuk  uji  coba  kelompok besar  menggunakan  30  siswa  kelas  XI.  Peneliti  menggunakan  metode pengumpulan  data  berupa  instrumen  yang  disajikan  dalam  bentuk kuesioner/angket.  Teknik  analisis  yang  digunakan  untuk  mengelola  data  hasil penelitian adalah teknik persentase.

Hasil penelitian pengembangan model permainan kejar-kejaran dan halang rintang beranting dalam pembelajaran  lari estafet diperoleh hasil sebagai berikut: (1)  permainan  kejar-kejaran  menurut  ahli  permainan  yaitu  80%  (valid)  dan permainan halang rintang beranting menurut ahli permainan yaitu 85% (valid). (2) permainan  kejar-kejaran  menurut  ahli  pembelajaran  pendidikan  jasmani  yaitu 90%  (valid)  dan  permainan  halang  rintang  beranting menurut  ahli  pembelajaran pendidikan jasmani yaitu 90% (valid). (3) uji coba tahap I (kelompok kecil) untuk permainan  kejar-kejaran  yaitu  96.25%  (valid)  dan  uji  coba  tahap  I  (kelompok kecil)  untuk    permainan  halang  rintang  beranting  yaitu  96.41%.  (valid).  (4)  uji coba  tahap  II  (kelompok  besar)  untuk  permainan  kejar-kejaran  yaitu  98.78% (valid)  dan  uji  coba  tahap  II  (kelompok  besar)  untuk  permainan  halang  rintang beranting 99.05% (valid).