SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Meningkatkan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Tolak Peluru Gaya Menyamping dengan Menggunakan Pendekatan Modifikasi di Kelas VII B SMP Negeri 3 Batu

syamsul hadi

Abstrak


ABSTRAK

 

Meningkatkan Partisipasi Siswa dalam Pembelajaran Tolak  Peluru Gaya Menyamping dengan Menggunakan Pendekatan Modifikasi  di Kelas VII B SMP Negeri 3 Batu

 

Pada observasi awal yang dilakukan peneliti diperoleh data dan fakta antara lain : 1). materi pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan  nomor atletik yang di ajarkan di kelas VII  adalah lari jarak pendek 50 meter, lompat jauh gaya jongkok, tolak peluru awalan menyamping, lempar cakram awalan menyamping. 2). metode pembelajaran tolak peluru gaya menyamping yaitu dengan metode ceramah dan demonstrasi. Guru menjelaskan terlebih dahulu teknik melakukan tolak peluru, kemudian siswa melakukan secara bergantian sesuai instruksi dari guru. 3). beberapa siswa terlihat tidak aktif dalam pembelajaran (24 siswa atau 77%) ditandai dengan duduk-duduk di pinggir lapangan, bergurau dengan teman saat siswa lain melakukan menolak peluru. 4). Selama pembelajaran siswa terlihat kurang memiliki motivasi, hal ini ditunjukkan dengan siswa kurang bersemangat selama mengikuti pelajaran (20 siswa atau 62,5%). 5). Sebagian besar siswa terlihat bermain-main sendiri saat pelajaran berlangsung, yaitu ketika siswa lain melakukan gerakan menolak. Sambil menunggu giliran siswa bergurau dan bermain-main dengan teman lain. 6). Siswa banyak yang mengganggur menunggu giliran melakukan tolak peluru. 7). Siswa kurang senang dengan pembelalajaran tolak peluru (25 siswa atau 78,12%).

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi siswa pada pembelajaran tolak peluru gaya menyamping menggunakan model pembelajaran dengan pendekatan modifikasi siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Batu. Pengambilan data dilaksanakan 18 maret-15 april 2011. Data diperoleh dari catatan lapagan, lembar observasi, wawancara dan dokumentasi

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan partisipasi siswa selama mengikuti pembelajaran tolak peluru gaya menyamping di setiap siklus dari siklus 1, siklus 2 dan siklus 3. Pada siklus 1 masih terdapat kekurangan di setiap indikator partisipasi siswa. Pada siklus 1 persentase indikator tiap siklus adalah sebagai berikut : 1). indikator keaktifan dalam pembelajaran 52,50% dengan taraf keberhasilan kurang baik, 2) indikator motivasi sebesar 56,25% dengan taraf keberhasilan cukup baik, 3) indikator prakarsa sebesar 51,25% dengan taraf keberhasilan kurang baik, 4) indikator ketekunan sebesar 55% dengan taraf keberhasilan kurang baik, 5) indikator orientasi belajar dari pada bermain sebesar 50% dengan taraf keberhasilan kurang baik, 6) indikator senang atau enjoy dalam pembelajaran sebesar 60% dengan taraf keberhasilan cukup baik. Rata-rata skor partisipasi siswa di atas sebesar 54,17% yang termasuk dalam kategori kurang baik. Pada siklus 2 terjadi peningkatan disetiap indikator partisipasi siswa. Persentase tiap indikator tersebut adalah sebagai berikut : 1) indikator keaktifan dalam pembelajaran sebesar 71,87% dengan taraf keberhasilan cukup baik, 2) indikator motivasi sebesar 72,5% dengan taraf keberhasilan cukup baik, 3) indikator prakarsa sebesar 66,87% dengan taraf keberhasilan cukup baik, 4) indikator ketekunan sebesar 71,87% dengan taraf keberhasilan cukup baik, 5) indikator orientasi belajar dari pada bermain sebesar 70,62% dengan taraf keberhasilan cukup baik, 6) indikator senang/enjoy dalam pembelajaran sebesar 76,25% dengan taraf keberhasilan baik. Rata-rata skor partisipasi siswa di atas sebesar 71,66% yang termasuk dalam kategori cukup baik. Pada siklus 3 terjadi peningkatan partisipasi siswa selama mengikuti pembelajaran dengan persentase tiap indikator sebagai berikut : 1) indikator keaktifan dalam pembelajaran sebesar 82,5% dengan taraf keberhasilan baik, 2) indikator motivasi sebesar 83,12% dengan taraf keberhasilan baik, 3) indikator prakarsa sebesar 78,75% dengan taraf keberhasilan baik, 4) Indikator ketekunan sebesar 78,75% dengan taraf keberhasilan baik, 5) indikator orientasi belajar dari pada bermain sebesar 83,12% dengan taraf keberhasilan baik, 6) indikator senang/enjoy dalam pembelajaran sebesar 87,5% dengan taraf keberhasilan baik. Rata-rata skor partisipasi siswa di atas sebesar 82,29% yang termasuk dalam kategori baik.

Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran dengan  pendekatan  modifikasi  dapat  meningkatkan  partisipasi  siswa  dalam pembelajaran  tolak  peluru  gaya menyamping  siswa  kelas  VII  B  SMP Negeri  3 Batu. Bagi guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan model pembelajaran dengan  pendekatan  modifikasi  dapat  digunakan  sebagai  referensi  dalam memberikan  materi  tolak  peluru  gaya  menyamping  berikutnya  untuk meningkatkan  partisipasi  siswa.  Selanjutnya  bagi  peneliti  hendaknya  dapat dijadikan masukan untuk melakukan penelitian lebih lanjut.