SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Part-whole Methods untuk Memperbaiki Pembelajaran Guling ke Depan Siswa Kelas VII-B MTs Surya Buana Malang.

Wahyu Eko Widiyanto

Abstrak


ABSTRAK

Widiyanto, Wahyu Eko. 2011. Penerapan Part-whole Methods untuk Memperbaiki Pembelajaran Guling ke Depan Siswa Kelas VII-B MTs Surya Buana Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Heru Widijoto, M.S, (II) I Nengah Sudjana, S.Pd., M.Pd.

 

Kata kunci: perbaikan pembelajaran, guling ke depan, part-whole methods

 

Berdasarkan KTSP, kompetensi dasar yang disajikan pada pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di MTs Surya Buana Malang, pada kelas VII semester gasal tahun ajaran 2010/2011, meliputi: (1) start jongkok, (2) lari jarak pendek 100 m, (3) passing bawah bola voli, (4) passing atas bola voli, (5) PPPK, (6) senam lantai guling ke depan, (7) passing bola basket, (8) lay up bola basket, dan (9) renang gaya bebas. Diantara pembelajaran kompetensi dasar yang diajarkan, pada pembelajaran senam lantai kompetensi dasar guling ke depan pada tanggal 5 dan 12 oktober kelas VII-B. Berdasarkan hasil observasi dari teman sejawat diperoleh data: (1) guru memberikan contoh gerakan guling ke depan secara keseluruhan/global, (2) 3 siswa yang tidak berani/takut melakukan guling ke depan, (3) saat meletakkan anggota badan setelah menumpukan telapak kaki dan tangan, 8 siswa menggunakan ubun-ubun, 2 siswa menggunakan dahi, (4) saat berguling, 14 siswa menekuk siku tidak bersama-sama, sehingga arah berguling miring kesamping, dan (5) setelah gerakan berguling 13 siswa tidak dapat berdiri dan 6 siswa bisa berdiri tetapi tidak stabil.

Dari hasil tersebut dapat diidentifikasi permasalahan sebagai berikut: pemberian contoh dilakukan guru dilakukan secara global sehingga penguasaan teknik siswa tidak baik dan siswa tidak berani melakukan guling ke depan karena takut lehernya sakit. Dari identifikasi permasalahan dilakukan perbaikan.

Perbaikan dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model penelitian dari Kemmis and Mc.Taggart yang setiap siklus terdiri dari: (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Secara kolaborasi rencana perbaikan dilakukan dengan menerapkan part-whole methods.

Part-whole Methods merupakan metode yang dikembangkan pendekatan Motor Learning. Part-whole adalah pembelajaran dari bagian-bagian teknik hingga teknik secara keseluruhan dan metode ini sesuai untuk pembelajaran teknik dasar (Widijoto, 2010:11). Tujuan penelitian ini adalah memperbaiki pembelajaran senam lantai kompetensi dasar guling ke depan dengan menerapkan part-whole methods yang diharapkan dapat menyenangkan siswa kelas VII-B MTs Surya Buana Malang.

            Pelaksanaan pembelajaran senam lantai kompetensi dasar guling ke depan dengan menerapkan part-whole methods menggunkakan dua siklus, satu siklus dilaksankan tiga kali pertemuan. Pembagian gerakan bagian-bagian (part) terkait dengan indikator guling ke depan. Temuan penelitian meliputi: 1) sikap permulaan tidur telentang, dilanjutkan dengan bangun dengan mengayunkan kedua lengan dan posisi duduk selunjur kaki rapat badan tegak (part 6a), 2) sikap permulaan tidur telentang, kemudian kedua kaki diangkat dan dijulurkan pada lantai di atas kepala, dilanjutkan dengan bangun dengan mengayunkan kedua lengan dan kedua kaki dari atas hingga posisi duduk selunjur kaki rapat badan tegak (part 7a), 3) sikap permulaan tidur telentang, kemudian kedua kaki diangkat dan dijulurkan pada lantai di atas kepala, dilanjutkan dengan bangun dengan mengayunkan kedua lengan dan kedua kaki dari atas hingga posisi jongkok (part 8a), 4) sikap permulaan tidur telentang, kemudian angkat kedua kaki dijulurkan pada lantai di atas kepala, dilanjutkan dengan bangun dengan mengayunkan kedua lengan dan kedua kaki dari atas hingga dengan posisi jongkok (part 8a) dan dilanjutkan hingga berdiri tegak (part 9), 5) sikap permulaan berdiri tegak dilanjutkan dengan posisi jongkok langsung tidur, kemudian angkat kedua kaki dijulurkan pada lantai di atas kepala, dilanjutkan dengan bangun dengan mengayunkan kedua lengan dan kedua kaki dari atas hingga dengan posisi jongkok dan dilanjutkan hingga berdiri tegak (part 10), 6) sikap awal guling ke depan (part 1), 7) menumpukan kedua telapak tangan dan kaki (part 2), 8) gerakan mengangkat tumit (part 3), 9) menekuk kedua siku (part 4), dan 10) menundukkan kepala (part 5).