SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Senam Lantai Guling Depan Melalui Remedial Pada Siswa Kelas VIII-I SMP Negeri 10 Malang

MIRZA ADITYAWAN

Abstrak


ABSTRAK

 

Adityawan, Mirza. 2010. “ Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Senam Lantai Guling Depan Melalui Remedial Pada Siswa Kelas VIII-I SMP Negeri  10 Malang” Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FIK Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sulistyorini, M.Pd, (II) Drs. Tatok Sugiarto S.Pd, M.Pd.

 

Kata kunci:  remedial, KKM dan senam lantai

Senam lantai merupakan bagian dari mata pelajaran Pendidikan Jasmanai Olahraga dan Rekreasi yang diberlakukan  di Sekolah Menengah Pertama. Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti dengan guru pendidikan jasmani saat pembelajaran senam lantai guling depan yang dilakukan terhadap siswa kelas VIII I di SMP Negeri 10 Malang, didapatkan hasil senam lantai guling depan kurang memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang diberlakukan di sekolah tersebut. Hal itu tentunya menuntut pembelajaran agar lebih ditingkatkan lagi, untuk memenuhi hasil belajar lebih baik lagi dilakukan remidial.

Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui peningkatan pembelajaran senam lantai guling depan melalui remedial pada siswa kelas VIII-I di SMP Negeri 10 Malang.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  kualitatif sedangkan rencana yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan tahapan observasi, siklus 1, dan siklus 2. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, sedangkan siswa kelas VIII-I sebagai subyek penelitian.

Hasil penelitian pada observasi awal didapatkan ketidak tuntasan yang didapatkan karena siswa belum dapat melakukan sasuai dengan ketuntasan yang diberlakukan pada rubrik penialaian 21 siswa yang belum tuntas, setelah dilakukan pembelajaran remidial pada siklus I didapatkan siswa 11 siswa yang pada pembelajaran senam lantai guling depan belum memenuhi KKM, sebagian besar penyebabnya adalah pembusuran punggung  dan sikap hentakan tangan pada saat berguling kedepan. Siklus II menunjukkan bahwa secara keseluruhan siswa sudah bisa melakukan gerakan senam lantai guling ke depan dengan baik dan benar. Hasil ini didapatkan karena dengan memberikan bantuan, pengulangan kembali dan dengan meninggikan matras untuk tempat berpijak dari tempat tangan bertumpu, membuat gerakan guling ke depan dapat melampaui KKM yang ada di SMP Negeri 10 Malang. Hal itu bisa dilihat dari aktivitas siswa dan guru selama pembelajaran dari observasi awal, siklus I hingga siklus II.

Kesimpulan, mencermati dari hasil observasi  Penelitian Tindakan Kelas sertra pembelajaran remidial yang diberikan oleh guru dapat meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar gerakan senam lantai guling ke depan di SMP Negeri 10 Malang khususnya kelas VIII-I. Hal itu bisa dilihat dari aktivitas siswa dan guru selama pembelajaran dari observasi awal, siklus I hingga siklus II. Selain itu, bisa dilihat melalui peningkatan persentase siswa yang tuntas belajar secara individu dan secara klasikal dari sebelum dan sesudah dilakukan PTK juga menunjukkan adanya peningkatan. Hasil penilaian senam lantai guling ke depan sebelum dan sesudah dilakukan PTK di atas dapat dilihat bahwa adanya peningkatan jumlah siswa yang nilainya melampaui KKM.

Saran dari penelitian ini adalah guru pendidikan jasmani diharapkan lebih kreatif dan bervariasi lagi dalam proses pembelajaran sehingga siswa merasa senang dan rasa percaya. Dengan demikian proses pembelajaran dapat tercapai. Penelitian tindakan kelas ini hendaknya dikembangkan pada pembelajaran dan pada cabang olahraga yang lain sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran pendidikan jasmani.