SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Tentang Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani di SMKN se Kota Malang

warisul firdaus kusfianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Firdaus Kusfianto, Warisul. 2010. Studi Tentang Sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani di SMKN se Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan,  Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Agus Gatot Subijantoro. M.Kes (II) Drs. I Nengah Sudjana, M. Pd

 

Kata kunci : Sarana, prasarana, pembelajaran pendidikan jasmani

Pendidikan jasmani adalah bagian integral dari pendidikan melalui aktivitas jasmani yang bertujuan untuk meningkatkan individu secara organik, neuromuskular, intelektual, dan emosional ,Salah satu faktor yang menunjang dan mencapai tujuan pendidikan jasmani adalah tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Penelitian ini ingin melihat realisasi keberadaan sarana dan prasarana yang ada di SMKN Se- Kota Malang.

Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Dengan subyek penelitian SMKN Se- Kota Malang yang berjumlah 12 sekolah. Sampel yang digunakan yaitu seluruh populasi. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskrtiptif (rata-rata dan presentase)

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa sarana yang dimiliki SMKN se Kota Malang adalah:  berdasarkan data yang diperoleh peneliti Sarana yang sudah memenuhi standart ketersediaan yaitu memiliki persentase diatas 40% dikategorikan baik, dan sarana yang belum memenuhi standart ketersediaan yang memiliki persentase di bawah 40% dikategorikan tidak baik, jadi diharapkan sekolah dapat lebih memperhatikan sarana yang belum memenuhi standart ketersediaan yaitu diatas 40%

Prasarana yang ada di SMKN Se- Kota Malang jika di bandingkan dengan standar umum prasarana menunjukkan bahwa yang memenuhi standar umum yakni dengan luas keseluruhan prasarana minimal 2700 m² dengan jumlah kelas di atas dua puluh kelas adalah SMKN 1,  SMKN 4, SMKN 5, , SMKN 8, dan SMKN 11. Sedangkan yang belum memenuhi standar umum adalah SMKN 2,  SMKN 3, SMKN 6, SMKN 7, dan SMKN 12. Luas keseluruhan prasarana pembelajaran pendidikan jasmani SMKN 9 Malang adalah 1.631 m² dengan jumlah kelas sebanyak 19 kelas. Luas keseluruhan prasarana tersebut jika dibandingkan dengan standar umum yang mencapai 2.000 m² untuk jumlah 11-20, maka prasarana pembelajaran di SMKN 9 Malang belum memenuhi standar umum.

Sebaiknya hasil penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan pengadaan sarana dan prasarana bagi sekolah yang belum terutama sarana akuatik dan pendidikan luar sekolah diharapkan sekolah mulai memikirkan dan merealisasikan  memiliki sarana dan prasana tersebut agar terlaksana suatu proses pembelajaran pendidikan jasmani sesuai dengan kurikulum, mempertimbangkan dan juga merealisasikan prasarana yang belum tersedia agar proses pembelajaran pendidikan jasmani dapat berjalan sesuai dengan kurikulum