SKRIPSI Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Video Pembelajaran Signal-Signal Perwasitan Bolavoli Untuk Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang Angkatan 2006

ahmad mutaslim

Abstrak


ABSTRAK

 

Ahmad Mutaslim 2010. Pengembangan Video Pembelajaran Signal-Signal Perwasitan Bolavoli Untuk Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang Angkatan 2006. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Setyo Budiwanto, M.Kes (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd.

 

Kata kunci: video pembelajaran, signal-signal perwasitan bolavoli. 

Wasit adalah seseorang yang memimpin jalannya pertandingan mulai dari awal hingga berakhirnya suatu pertandingan. Syarat untuk menjadi seorang wasit bolavoli yang terampil dan profesional seorang wasit harus memenuhi keriteria sebagai beikut: (1) sehat jasmani dan rohani, (2) memiliki sikap adil dan objektif dalam mengambil keputusan, (3) menguasai peraturan-peraturan perwasitan bola-voli, (4) menguasai isyarat-isyarat/signal-signal perwasitan bolavoli. Isyarat-isyarat/signal-signal perwasitan bolavoli merupakan salah satu materi  dalam mata kuliah keahlian berkarya teori dan praktek bolavoli II, yang wajib ditempuh oleh setiap Mahasiswa Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.

Dari data analisis kebutuhan yang diperoleh peneliti yaitu, 75% mahasiswa dalam mempelajari signal-signalperwasitan bolavoli kurang menguasai 10% me-nguasai dan 15% tidak menguasai. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor dian-taranya yaitu keterbatasan waktu belajar dan kurangnya variasi media belajar yang digunakan oleh mahasiswa dalam mempelajari signal-signal perwasitan bolavoli.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Proses pembelajaran signal-signal perwasitan bolavoli dalam mata kuliah teori dan praktek bolavoli II bagi mahasiswa angkatan 2006 yang sudah menempuh mata kuliah teori dan praktek bolavoli II diperlukan media pembelajaran yang baik dan tepat. Dengan media pembelajaran yang baik dan tepat dapat membantu mahasiswa dalam kegiatan belajar. Sehingga tujuan pembelajaran signal-signal perwasitan bolavoli yang telah ditetapkan dapat dicapai secara maksimal. Media pembelajaran yang dianggap paling baik dan tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran adalah video pembelajaran signal-signal perwasitan bolavoli. (2) Dalam pembelajaran signal-signal perwasitan bolavoli mahasiswa hanya mendapat materi tersebut  satu kali dalam seminggu, sehingga frekuensi waktu belajar mahasiswa sangat kurang dan media belajar yang digunakan hanya menggunakan buku. dengan media video pembelajaran signal-signalperwasitan bolavoli diharapkan dapat menambah frekuensi waktu belajar bagi mahasiswa karena media video dapat dijadikan sebagai media belajar mandiri bagi mahasiswa dan juga untuk menambah variasi media belajar bagi mahasiswa.

Tujuan pengembangan ini adalah (1) Menyusun skrip video pembelajaran signal-signal perwasitan bolavoli untuk Mahasiswa Pendidikan Jasmani dan Ke-sehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang angkatan 2006 yang telah menempuh Mata kuliah Teori dan Praktek bolavoli II berdasarkan hasil konsultasi terhadap para ahli dan juga dari analisis kebutuhan. (2) Mengembangkan video pembelajaran signal-signal perwasitan bolavoli untuk Mahasiswa Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang angkatan 2006 yang telah menempuh Mata kuliah Teori dan Praktek bolavoli II.

Metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan Research and Development yang dikemukakan oleh Borg dan Gall,  yang telah dimodifikasi oleh peneliti. Prosedur penelitian pengembangannya adalah sebagai berikut: (1) Melakukan penelitian pendahuluan dengan analisis kebutuhan. (2) Merencanakan pengembangan. (3) Mengembangkan bentuk produk awal. (4) Melakukan uji coba produk yaitu uji coba para ahli dan uji coba tahap I (kelompok kecil). (5) Melakukan revisi produk sesuai dengan hasil tinjauan para ahli dan uji coba tahap I (kelompok kecil). (6) Melakukan uji coba tahap II (kelompok besar). (7) Melakukan revisi produk sesuai dengan hasil uji coba tahap II (kelompok besar). (8) Mengkaji produk yang telah direvisi.

Pengumpulan data untuk data evaluasi ahli berupa kuesioner untuk: (1)  dua orang wasit bolavoli nasional. (2)dua orang ahli media dan (3) satu ahli pem-belajaran pendidikan jasmani. Untuk mendapatkan data uji coba kelompok kecil subyeknya 15 mahasiswa dan uji coba kelompok besar subyeknya 30 mahasiswa, peneliti menggunakan metode pengumpulan data berupa instrumen yang disajikan dalam bentuk kuesioner/angket. Pada pengembangan video pembelajaran signal-signal perwasitan bolavoli teknik yang digunakan untuk mengolah data hasil pe-nelitian adalah teknik persentase.

Hasil penelitian pengembangan video pembelajaransignal-signal perwasitan bolavoli diperoleh hasil sebagai berikut: (1) wasit bolavoli yaitu 97.9% (valid). (2) ahli media yaitu 94.7% (valid). (3) ahli pembelajaran pendidikan jasmani yaitu 90% (valid). (4) uji coba tahap I (kelompok kecil) yaitu 96.16% (valid). (5) uji coba tahap II (kelompok besar) yaitu 99.39% (valid).

Kesimpulan dari penelitian pengembangan video pembelajaran signal-signal perwasitan bolavoli adalah Produk ini berisikan tentang signal-signal perwasitan bolavoli yang berisikan 25 signal yang digunakan oleh wasit I Serta 12 signalyang digunakan oleh wasit II dilanjutkan dengan lima signalbendera yang digunakan oleh hakim garis. Serta penggunaansignal-signal perwasitan bolavoli dalam suatu permainan baik yang digunakan oleh wasit I, wasit II dan hakim garis beserta contoh-contoh dalam suatu permainan.