SKRIPSI Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAANTINGKAT VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL (VO2MAKS) ANTARA SISWA LAKI-LAKI KELAS XII DENGAN KELAS XI MAN KOTA KEDIRI 3DITINJAU DARI TINGKAT INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DAN FLATFOOTEDNESS

Muchamad Ikhwan Nashirudin

Abstrak


ABSTRAK

 

Nashirudin, Muchamad Ikhwan. 2017. Perbedaan Tingkat Volume Oksigen Maksimal (VO2Maks) antara Siswa Laki-Laki Kelas XII dengan Kelas XI MAN Kota Kediri 3 Ditinjau dari Tingkat Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Flatfootedness. Skripsi, Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Setyo Budiwanto, M. Kes., (2) Drs. Supriatna, M. Pd.

 

Kata Kunci: indeks massa tubuh, flatfootedness, VO2maks, siswa laki-laki

 

Siswa kelas XII utamanya di MAN Kota Kediri 3 saat menjelang pelaksanaan ujian nasional serta ujian masuk perguruan tinggi selalu meningkatkan kegiatan belajar guna meraih prestasi tertinggi serta mencapai target prestasi yang diinginkan. Semestinya tidak hanya aktivitas belajar saja yang ditingkatkan, namun diperlukan juga aktivitas fisik yang seimbang guna meningkatkan kemampuan kecerdasan, mental serta kebugaran fisik yang seimbang. Akan tetapi hal yang terjadi justru sebaliknya, banyak dari siswa yang cenderung mengabaikan aktivitas fisik, bahkan kegiatan mata pelajaran pendidikan jasmani dan kegiatan ekstra kurikuler juga dikurangi oleh pihak sekolah, jadi siswa sangat kurang aktivitas fisiknya. Oleh karena itu peneliti mencoba membandingkan kondisi tersebut dengan kelas XI yang masih memiliki aktivitas fisik lebih banyak, lebih tepatnya penelitian akan dilaksanakan pada siswa laki-laki kelas XI dan kelas XII MAN Kota Kediri 3.

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat volume oksigen maksimal (VO2Maks), indeks massa tubuh(IMT), flatfootedness dari kelas XII dengan kelas XI MAN Kota Kediri 3, serta ingin mengetahui perbedaan sebaran volume oksigen maksimal (VO2Maks) berdasarkan kategori indeks massa tubuh (IMT) dan flatfootedness, dan yang terakhir ingin mengetahui perbedaan sebaran flatfootedness berdasarkan kategori indeks massa tubuh (IMT).

Penelitian ini menggunakan metode kausal komperatif (expost facto) rancangan backward pada populasi siswa laki-laki kelas XII dan kelas XI MAN Kota Kediri 3 yang berjumlah total 249 masing-masing 127 kelas XII dan 122 kelas XI. Dari total keseluruhan populasi tersebut hanya akan digunakan 30% dari jumlah masing-masing, yaitu 38 siswa kelas XII dan 38 kelas XI dengan total 76 siswa sebagai sampel yang menggunakan metode pengambilan sampel acak berstrata untuk pemilihan sampel. Untuk proses pengambilan data pada penelitian ini akan menggunakan instrumen tes dan pengukuran yaitu timbangan berat badan, meteran tinggi badan untuk mencari indeks massa tubuh (IMT), multi stage fitness test untuk mengetahui volume oksigen maksimal (VO2Maks), serta footprint ala Clarke untuk mendapatkan tingkat flatfootedness. Setelah seluruh data yang diperlukan oleh peneliti terkumpul akan langsung peneliti analisis menggunakan cara manual yang dibantu oleh aplikasi Ms Office Excel. Langkah-langkah analisis yang dilakukan antara lain menyusun tabel deskripsi data, uji normalitas, uji homogenitas, uji beda, serta yang terakhir adalah uji hipotesis.

Hasil penelitian yang telah dilaksanakan antara lain yaitu: (1) tidak ada perbedaan yang signifikan volume oksigen maksimal (VO2maks) antara siswa laki-laki kelas XII dengan kelas XI MAN Kota Kediri 3, (2) ada perbedaan yang signifikan pada indeks massa tubuh (IMT) antara siswa laki-laki kelas XII dengan kelas XI MAN Kota 3, (3) ada perbedaan yang signifikan pada distribusi data tingkat flatfootedness antara siswa laki-laki kelas XII dengan kelas XI MAN kota Kediri 3 yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dikarenakan memiliki distribusi data tidak normal, (4) Ada perbedaan yang signifikan pada persebaran frekuensi volume oksigen maksimal (VO2maks) ditinjau berdasarkan kategori tingkat indeks massa tubuh (IMT), (5) Ada perbedaan yang signifikan pada persebaran frekuensi volume oksigen maksimal (VO2maks) ditinjau berdasarkan kategori tingkat flatfootedness, (6) Ada perbedaan yang signifikan pada persebaran tingkat flatfootedness ditinjau berdasarkan kategori indeks massa tubuh (IMT).