SKRIPSI Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Latihan Naik Turun Bangku Terhadap Power Otot Tungkai Pada Peserta Latihan Tingkat Awal Di Jo Runner Kota Malang

BAGUS ROHMAN SAFII

Abstrak


ABSTRAK

 

Prestasi berbagai cabang olahraga yang dicapai oleh bangsa Indonesia

diberbagai kejuaraan baik tingkat nasional, regional maupun Internasional, sampai saat ini belum begitu menggembirakan. Khususnya di cabor atletik nomer sprint, salah satu faktor yang mempengaruhi adalah progam latihan,  metode latihan dan  fisik seorang atlet. Peneliti menemukan beberapa masalah pada peserta latihan tingkat awal di Jo Runner, diantaranya adalah peningkatan kemampuan berlari pada atlet di Jo Runner belum maksimal atau dalam artian tidak meningkat, hal tersebut disebabkan peningkatan power otot tungkai pada peserta latihan tingkat awal tersebut juga belum bisa meningkat. Untuk mengetahui rendahnya peningkatan kemampuan berlari dan power otot tungkai, peneliti melakukan tes awal dan tes akhir pada saat KPL. Hal yang mendasari lemahnya kemampuan power otot tungkai peserta latihan tersebut adalah penerapan metode dan prinsip-prinsip latihan yang belum bisa meningkatkan power otot tungkai atlet. Hal tersebut dikarenakan belum tepatnya latihan yang diberikan seorang pelatih kepada peserta latihan. Dimana latihan yang diberikan belum bisa meningkatkan power otot tungkai peserta latihan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh latihan beban naik turun bangku terhadap power otot tungkai pada peserta latihan tingkat awal di Jo Runner kota Malang.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan faktorial 1 x 1. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta latihan tingkat awal di Jo Runner kota Malang yang berjumlah 20 Peserta. Adapun sifat yang sama pada subjek penelitian ini adalah: 1)Pada usia yang sebaya yaitu 18 sampai 20 tahun, 2)Jenis kelamin yang sama yaitu laki-laki, 3) memiliki tinggi badan yang hampir sama. Subjek dalam penelitian ini adalah 20 peserta latihan tingkat awal  yang diambil dengan teknik random sampling.  Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel sebab yakni metode latihan beban naik turun bangku, dan variabel akibat yakni power otot tungkai. Seluruh data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes standing board jumps untuk mengetahui kemampuan power otot tungkai. Dengan Validitas: 0,607 Reliabilitas: 0,963. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ujit amatan ulang  pada taraf signifikansi α = 0,05. Dengan uji normalitas dan homogenitas, menggunakan uji chi khuadrat dan uji F.

Hasil penelitian ini adalah bahwa hipotesis penelitian diterima. Dengan kata lain bahwa perlakuan penelitian yang menerapkan latihan dengan menggunakan metode latihan beban naik turun bangku ternyata dapat memberikan pengaruh berupa peningkatan power otot tungkai pada peserta

 

latihan tingkat awal untuk cabang olahraga atletik