SKRIPSI Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Finger Painting untuk Mengembangkan Kreativitas di TA Al-Ikhsan Lesanpuro Malang

Nawang Kartika Wulan

Abstrak


ABSTRAK

 

Wulan, Nawang Kartika. 2017.Finger Painting untuk Mengembangkan Kreativitas di TA Al-Ikhsan Lesanpuro Malang . Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Tumardi, S.Pd, M. Pd, (II) Retno Tri Wulandari, S. Pd, M. Pd.

 

Kata Kunci: Finger Painting, Kreativitas, Anak Kelompok A

Hasil observasi pada kelompok A di TA Al-Ikhsan Lesanpuro Malang, menunjukkan bahwa kreativitas anak kelompok A belum berkembang optimal.  Pada kelompok A terdapat 3 dari 15 anak  tidak mau meneruskan pekerjaanya untuk mewarnai, 8 dari 15  anak hasil mewarnai anak belum rapi dan terlihat kotor, 9 dari 15 anak kurang berkreasi dengan warna masih meniru temannya dan 3 dari 15 anak sudah dapat mewarnai dengan baik.

Masalah dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimana penerapan finger painting untuk mengembangkan kreativitas di TA Al-Ikhsan Lesanpuro Malang (2) Apa saja capaian perkembangan anak dengan diterapkannya finger painting untuk mengembangkan kreativitas di TA Al-Ikhsan Lesanpuro Malang.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok A TA Al-Ikhsan Lesanpuro Malang. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar penilaian, pedoman wawancara, dokumentasi berupa dokumen foto pada saat kegiatan pembelajaran, dan catatan lapangan.

Implementasi finger painting dapat mengembangkan kreativitas anak kelompok A di TA Al-Ikhsan Lesanpuro Malang, dengan langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut: (1) Penyediaan lingkungan, (2) Tangkapan guru atas ekspresi anak (3) Respon terhadap perilaku anak (4) Stimulasi belajar berdasarkan respon anak, (5) Pemberian bantuan bimbingan belajar (6) Negosiasi pemahaman anak, (7) Penguatan atas ekspresi atau pengkomunikasian perolehan belajar anak,(8) Ajakan untuk meninjau ulang perolehan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  finger painting terbukti mengembangkan kreativitas anak diketahui bahwa KD 2.3 pada siklus I jumlah anak yang mencapai sebanyak 8 anak kemudian meningkat menjadi 12 anak pada siklus II. Hal yang sama terjadi pada KD 4.5 pada siklus I jumlah anak yang mencapai 7 anak kemudian meningkan menjadi 11 anak pada siklus II. KD 4.15 juga mengalami peningkatan dari 8 anak pada siklus I menjadi 12 anak pada siklus II.

 

Peneliti memberikan kesimpulan bahwa penerapan finger painting dapat mengembangkan kreativitas anak. Peneliti juga memberikan saran bagi peneliti lain untuk menambah warna tidak hanya warna dasar atau menggunakan metode pembelajaran dalam pengembangan aspek perkembangan anak seperti bahasa atau seni demi pemahaman yang lebih baik dalam penerapannya.