SKRIPSI Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga - Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Latihan ABCS menggunakan LadderDrillterhadap Peningkatan Mawashi-geri Karate-ka Kyu 6 hingga Kyu 1 di Dojo Cakrawala Kota Malang

Ika Emirulliah Hidayati

Abstrak


ABSTRAK

Hidayati, Ika Emirulliah. 2017. Pengaruh Model Latihan ABCS menggunakan Ladder Drill terhadap Peningkatan Mawashi-geri Karate-ka Kyu 6 hingga Kyu 1 diDojo Cakrawala Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan KepelatihanOlahraga,Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Drs.Setyo Budiwanto, M.Kes., (II) Drs. Supriatna,M.Pd.

Kata Kunci:Kecepatan Mawashi-geri, Karate, Kumite, Model Latihan ABCS, Ladder Drill

Untuk meningkatkan prestasi dalam cabang olahraga karate nomor pertandingan kumite,seorang karate-ka harus menguasai teknik dasar (kihon) dengan baik. Selain menguasai teknik dasar (kihon), karate-ka juga dituntut memiliki kondisi fisik yang baik sehingga menunjang performa pada saat pertandingan. Salah satu komponen fisik yang paling penting pada saat karate-ka melakukan kumite adalah kecepatan gerak karena berkaitan langsung dengan teknik dasar (kihon), salah satunya adalah kecepataan mawashi-geri. Kecepatanmawashi-geri adalah kemampuan untuk melakukan gerakan mawashi-geri dengan cepat dalam garis lurus yang sesuai dengan sasaran. Kecepatan mawashi-geri sangat diperlukan karena pada saat karate-ka melakukan pertandingan nomor kumite, mawashi-geri yang dilakukan dengan cepat di area jodan akan menghasilkan nilai ippon.  Salah satu model latihan yang sesuai dengan meningkatkan kecepatan mawashi-geri adalah model latihan ABCS menggunakan ladder drill.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model latihan ABCS menggunakan ladder drill  terhadap peningkatan kecepatan mawashi-geri karate-ka kyu 6 hingga kyu 1 di Dojo Cakrawala Kota Malang.

Dalam penelitian ini menggunakan rancangan pra-eksperimentaldengan populasi penelitian berjumlah 49 karate-ka, dan sampel penelitian yang diambil sebanyak 30 karate-ka. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling berstrata (stratified sampling). 30 sampel penelitian ini akan dimasukkan ke dalam satu kelompok sehingga peneliti menggunakan rancangan pretestdan postestdalam satu kelompok (one group pretest posttest design). Dalam rancangan ini, sampel penelitian akan melakukan tes kecepatan mawashi-geri menggunakan instrumen tes rapid kick test dengan validitas 0,97 dan realibilitas 0,93.

Berdasarkan hasil analisis data yaitu hasil perhitungan uji t, t hitung = 4,805 > t tabel = 2,045 dengan taraf signifikansi α = 0,05 dan db = 30-1 = 29 berarti signifikan. Sehingga dapat disimpulkan hipotesis diterima dengan kesimpulan ada pengaruh yang signifikan model latihan ABCS menggunakan ladder drill terhadap peningkatan kecepatan mawashi-geri karate-ka karate-ka kyu 6 hingga kyu 1.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwamodel latihan ABCS menggunakan ladder drill mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kecepatan mawashi-geri karate-ka kyu 6 hingga kyu 1 di Dojo Cakrawala Kota Malang.