SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Konstruksi Sosial Atas Kerukunan Umat Beragama Di Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan

SEPTYAWATI FRISKA DEWI

Abstrak


RINGKASAN

Septyawati, Friska Dewi. 2019. Konstruksi Sosial Atas Kerukunan Umat Beragama di Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan. Skripsi,Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. GM. Sukamto, M.Pd., M.Si, (II) Dra. Siti Malikhah Towaf, M.A, Ph. D.

Kata Kunci :Konstruksi sosial, kerukunan, bakti sosial

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang besar, tentu memiliki masyarakat yang majemuk. Masyarakat Indonesia memiliki keragaman dalam berbagai bidang, salah satunya agama. Dibutuhkan kesadaran akan kerukunan dalam umat beragama. Salah satu masyarakat yang masih menjunjung tinggi kerukunan umat beragama adalah di Desa Kejapanan. Pihak GKJW mengadakan kegiatan bakti sosial yang diagendakan setiap tahunnya sebagai wujud rasa ucapan syukur kepada Tuhan dan merekatkan hubungan antar umat beragama. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis

(1) Konstruksi sosial kegiatan bakti sosial di Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan;

(2) Faktor-faktor yang membentuk kerukunan antar umat beragama di Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan;

(3) Bentuk-bentuk kerukunan di antara warga gereja dengan masyarakat di Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data. Lokasi penelitian di Desa Kejapanan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Subjek dari penelitian ini adalah Pendeta, Majelis GKJW, warga yang menerima baksos dan pihak pondok pesantren. Penentuan subjek menggunakan teknik purposive dan data dikumpulkan melalui tahap observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Tahap penelitian yang dilakukan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan.

Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama konstruksi sosial kegiatan bakti sosial selalu dilakukan sebelum Idul Fitridan menciptakan realitas atau kenyataan yang dimiliki dan dialami bersama secara terus-menerus Kedua yaitu faktor-faktor pembentuk kerukunan ditunjukkan dengan adanya sikap toleransi, faktor kekerabatan, keterlibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat, nilai ajaran agama yang dianut, kesediaan masyarakat dalam menerima perbedaan, sikap saling menyadari, saling gotong royong, faktor ketetanggaan/kepentingan kebutuhan, pendirian rumah ibadah, dan perkawinan beda agama. Ketiga yaitu bentuk-bentuk kerukunan diantara warga gereja dengan masyarakat Desa Kejapanan dapat dilihat melalui saling mengunjungi/budaya anjangsana. pembangunan tempat ibadah, ritual kematian, kegiatan bakti sosial, kegiatan sarasehan, HUT GKJW, kegiatan halal bihalal dan perayaan natal. Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu mengkaji kegiatanumat muslim dari komunitas Gusdurian dengan GKJW bersama lintas agama dan respon masyarakat mengenai komunitas Gusdurian.