SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Persepsi Mahasiswi Bojonegoro di Universitas Negeri Malang terhadap Aturan Keluarga

Agustina Raheni

Abstrak


RINGKASAN

Agustina, Raheni. 2019. Persepsi Mahasiswi Bojonegoro di Universitas Negeri Malang terhadap Aturan Keluarga. Skripsi. Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembeimbing : (I) I Dewa Putu Eskasasnanda, S.Ant, M.A(II) Dr. I Nyoman Ruja S.U

Kata Kunci: Aturan Keluarga,Rantau, Strategi Adaptasi, Persepsi Mahasiswi

Hidup di luar daerah mengharuskan mahasiswi Bojonegoroberadaptasi dengan lingkungan perkuliahan. Strategi adaptasi yang dilakukan mahasiswi diantaranya pulang larut malam akibat tuntutan belajar dan perbedaan dunia hiburan malam antara dikota dan di kampung halaman. Kegiatan tersebut terkadang memaksa mahasiswi untuk tidak mematuhi aturan orang tuasecara penuh. Dimana jika mahasiswi berada di rumah, mereka tidak diperbolehkan untuk keluar malam. Berdasarkan uraian tersebut peneliti ingin mendeskripsikan bagaimana persepsi mahasiswi rantau mengenai aturan keluarga demi beradaptasi di Kota Malang. Fokus penelitian ini adalah

(1) Apa saja aturan keluarga untuk mahasisiwi Bojonegoro yang melanjutkan pendidikan di UM.

(2) Bagaimana sikap mahasiswi Bojonegoro UM terhadap aturan keluarga.

(3) Bagaimanatanggapan orang tua terhadap sikap mahasiswi Bojonegoro di  Kota Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan data. Lokasi penelitian berada di Universitas Negeri Malang.Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswi Bojonegoro yang melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Malang, dan orang tua mahasiswi Bojonegoro. Penentuan subjek menggunakan tekni snowball sampling dan data dikumpulkan melalui tahap observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Tahap penelitian yang dilakukan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan

Aturan keluarga untuk mahasiswi rantau dimulai dari hal kecil hingga yang kompleks. Orang tua menginginkan agar mahasiswi rantau bertanggung jawab pada pendidikannya, harus rajin bangun pagi untuk sholat shubuh, tidak boleh keluar larut malam, memakai pakaian yang pantas, harus bisa membagi waktu belajar dan istirahat. Sikap mahasiswi dalam menghadapi peraturan keluarga di tempat perantauan antara lain ada yang menerima dan menolak. Menghadapi penolakan aturan yang dilakukan oleh mahasiswi, terdapat dua reaksi dari para orang tua. Reaksi tersebut ada yang memaklumi dan menolak atau tidak bisa mentoleransi pelanggaran yang dilakukan anak. Oleh sebab itu karena tidak semua pelanggaran bisa diterima oleh orang tua maka anak hanya menceritakan informasi yang tidak membuat orang tua marah dan khawatir.Saran bagi peneliti selanjutnya yaitu melakukan penelitian mengenai bentuk perlawanan mahasiswi rantau terhadap aturan keluarga khususnya pelanggaran pulang larut malam untuk kebutuhan perkuliahan .