SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran Ilmu Sosial melalui Program Kejar Paket C bagi Narapidana di Lapas Klas I Malang

WIJAYANTI TITIK

Abstrak


ABSTRAK

Wijayanti, Titik. 2019. Pembelajaran Ilmu Sosial melalui Program Kejar Paket C bagi Narapidana di Lapas Klas I Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, UniversitasNegeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Siti Malikhah Towaf, M.A.,Ph.D., (II) Agus Purnomo, M.Pd.

Kata Kunci: Pembelajaran Ilmu Sosial, Kejar Paket C, Narapidana

Lapas Klas I Malang merupakan tempat untuk melakukan pembinaan kepada narapidana, salah satunya melalui program Kejar Paket C. Program Kejar Paket C bertujuan memberikan hak pendidikan dan bekal kepada narapidana untuk kembali ke dalam lingkungan masyarakat. Salah satu pembelajaran dalam program Kejar Paket C adalah Ilmu Sosial. Berdasarkan pemaparan tersebut, fokus penelitian dalam penelitian ini:

(1) Bagaimana karakteristik narapidana yang mengikuti pembelajaran Ilmu Sosial melalui program Kejar Paket C di Lapas Klas I Malang?

(2) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran Ilmu Sosial melalui program Kejar Paket C bagi narapidana di Lapas Klas I Malang?

(3) Apa saja motivasi narapidana dalam mengikuti pembelajaran Ilmu Sosial melalui program Kejar Paket C di Lapas Klas I Malang?

(4) Bagaimana harapan narapidana yang mengikuti pembelajaran Ilmu Sosial melalui program Kejar Paket C setelah bebas dari Lapas Klas I Malang?

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Tahap penelitian yang dilakukan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan.

Hasil penelitian mengenai pembelajaran Ilmu Sosial melalui program Kejar Paket C bagi narapidana di Lapas Klas I Malang:

(1) karakteristik narapidana yang mengikuti pembelajaran Ilmu Sosial berusia di atas 18 tahun, mayoritas belum menikah, pendidikan terakhir SMP, berasal dari Malang dan Surabaya. Tindak pidana yang dilakukan adalah narkotika dengan lama pidana 5 tahun. Faktor lingkungan menjadi penyebab para narapidana melakukan tindak pidana.

(2) Pembelajaran Ilmu Sosial melalui program Kejar Paket C sudah ada sejak tahun 2008 dan dilaksanakan pada Hari Senin-Kamis mulai pukul 08.00-10.00 WIB. Tutor menggunakan model pembelajaran ceramah dan latihan soal. Pihak lapas bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Komunitas Gemapedia (Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan) untuk membantu pelaksanaan pembelajaran Ilmu Sosial melalui program Kejar Paket C.  Pembelajaran Ilmu Sosial melalui program Kejar Paket C masih memiliki kendala seperti terbatasnya jumlah buku paket, terbatasnya jumlah tutor, dan ruangan kelas.

(3) Motivasi belajar para narapidana terdiri atas motivasi intrinsik dan ekstrinsik.

(4) Harapan narapidana setelah bebas ingin melanjutkan pendidikan, memperoleh pekerjaan atau berwirausaha, serta menikah untuk melanjutkan kehidupan. Saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk meneliti tentang Peran dari Komunitas Gemapedia dalam meningkatkan motivasi belajar para narapidana dalam mengikuti pembelajaran Ilmu Sosial di Lapas Klas I Malang.