SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Kitab Ta’limul Muta’allim di Pondok Pesantren Salafiyah PPAI Darun Najah Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang

Sofiuddin . Ahmad

Abstrak


ABSTRAK

Sofiuddin, Ahmad. 2018. Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Kitab Ta’limul Muta’allim di Pondok Pesantren Salafiyah PPAI Darun Najah Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Suparlan Al Hakim, M.Si, (II) Drs. Margono M.Pd., M.Si.

Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Ta’limul Muta’allim, Santri, Pondok pesantren.

Kondisi remaja Indonesia saat ini sangat memperihatinkan, sikap dan perilaku mereka saat ini cenderung mengabaikan nilai-nilai karakter dasar yang telah lama dimiliki oleh bangsa ini, nilai tersebut antara lain: religius, kejujuran, kebersamaan, kesantunan, dan cinta damai. Tindakan kriminal terjadi dimana-mana mirisnya lagi tindakan kriminal tersebut dilakukan oleh anak-anak yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa.

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang bertujuan menjadikan manusia yang potensial secara intelektual melalui suatu proses pengajaran. Pada kenyataannya pendidikan hanya menjadikan para peserta didik menjadi manusia yang berpengetahuan tanpa diimbangi dengan akhlak dan kepribadian yang baik sehingga menyebabkan penurunan moral di kalangan generasi muda. Di lingkungan pondok pesantren, kitab Ta’limul Muta’allim memberikan peranan penting bagi pendidikan di Indonesia sampai saat ini, karena merupakan salah satu kitab kuno yang masih dipakai acuan belajar para santri sampai sekarang. Kitab ini kental  dengan  nilai-nilai pendidikan karakter yang mengandung pesan-pesan moral yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisis:

(1) nilai-nilai karakter yang terdapat pada kitab Ta’limul Muta’aalim,

(2) pelaksanaan pendidikan karakter melalui pembelajaran kitab Ta’limul Muta’allim di Pondok Pesantren Salafiyah PPAI Darun Najah,

(3) hambatan dalam pelaksanaan pendidikan karakter melalui pembelajaran kitab Ta’limul Muta’allim di Pondok Pesantren Salafiyah PPAI Darun Najah,

(4) upaya untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan pendidikan karakter melalui pembelajaran kitab Ta’limul Muta’allim di Pondok Pesantren Salafiyah PPAI Darun Najah.

Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian  kualitatif dengan pendekatan deskriptif . Lokasi penelitian dipilih di Pondok Pesantren Salafiyah PPAI Darun Najah Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.  Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini berdasarkan wawancara dan observasi partisipasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa:

(1) di dalam kitab Ta’limul Muta’allim, terdapat materi yang mengandung nilai-nilai karakter antara lain religius, cinta ilmu, cinta damai, demokratis, bersahabat/komunikatif, tawadlu’, cerdas, bersungguh-sungguh, rajin, syukur, zuhud/menjaga diri, tawakkal, sabar, kasih sayang, husnudzon, wara’, jujur, hormat dan santun

(2) pelaksanaan pendidikan karakter melalui pembelaran kitab Ta’limul Muta’allim mengginakan dua metode yaitu pemberian materi dalam kelas dan juga habituasi;

(3) Hambatan dalam pelaksanaan program pendidikan karakter yakni kerapnya santri lupa materi yang telah dipelajari, lingkungan sosial kurang tertata dan juga kurangnya pengajar atau ustadz yang memberikan pengajaran;

(4) Upaya mengatasi hambatan dalam pelaksanaan pendidikan karakter melalui pembelajaran kitab Ta’limul Muta’allim antara lain: dengan memasang poster-poster berisikan nasihat terkait pendidikan karakter sebagai media untuk mengingatkan para santri, menata lingkungan sosial dengan konsep perbedaan generasi, dan memberikan ruang kepada para santri senior untuk berperan membantu tugas para ustadz dan pengurus dalam mengawasi perkembangan para santri.