SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

BELAJAR MELALUI PENDIDIKAN TAMBAHAN (Studi atas Pendidikan Nonformal Sekolah Alam Ngelmu Pring di Kota Batu)

Rohfatma Pamuji -Islam

Abstrak


ABSTRAK

 

Islam Pamuji, Rohfatma. 2017. Belajar Melalui Pendidikan Tambahan (Studi atas Pendidikan Nonformal Sekolah Alam Ngelmu Pring di Kota Batu). Skripsi, Prodi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. I Nyoman Ruja, S.U (II) I Dewa Putu Ekasasnanda S.Ant, M.A

 

Kata Kunci: Pendidikan, Nonformal, Sekolah Alam.

 

Pendidikan dapat didefinisikan sebagai proses belajar mengajar yang dapat menghasilkan perubahan di segala hal termasuk perilaku, sikap dan perubahan intelektualnya. Sistem pendidikan nasional yang dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu pendidikan formal, nonformal dan informal. Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Pendidikan nonformal muncul sebagai penambah pada pendidikan formal apabila pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang diperoleh peserta didik pada satuan pendidikan formal dirasa belum memadai. Salah satu pembelajaran nonformal adalah sekolah alam Ngelmu Pring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Bagaimana latar belakang terbentuknya sekolah alam Ngelmu Pring di kota Batu ?; (2) Bagaimana pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang terdapat di sekolah alam Ngelmu Pring di Kota Batu ?; (3) Bagaimana pendapat peserta didik dan orang tua mereka mengenai pembelajaran yang terdapat di sekolah alam Ngelmu Pring di Kota Batu ?.

Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Prosedur pengumpulan data terdiri dari pengamatan (observasi), wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan teknik analis data model Miles & Huberman.

Hasil penelitian berupa latar belakang berdirinya sekolah alam Ngelmu Pring adalah berawal dari sebuah komunitas karyalekhabasa yang terletak di kota Batu. Memiliki kurikulum bernama kurikulum Bebas Belajar. Terdapat aspek-aspek pengembangan karakter yaitu: pebisnis yang unggul, jiwa sosial yang tinggi, penguasaan life skill, kreatif dan adaptif, pemberani, kemampuan management dan organisasi, terampil berkomunikasi, berwawasan Global dan berjiwa lokal. Untuk mendukung berjalannya kurikulum yang dimiliki beberapa progam. Program-program yang mendukung tersebut diantaranya sinau bareng, sahabat pring, polyglot muda, nyantrik, one week one book, dan mencintai Indonesia. Program tersebut disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Pendapat peserta didik adalah memperoleh tambahan pengetahuan bahasa asing, pengetahuan yang masing kurang disampaikan dalam pembelajaran formal, memperoleh pembelajaran ketrampilan dan bekal untuk meningkatkan kepercayaan diri. Pendapat dari orang tua peserta didik berupa menambah tingkat sosial dan memiliki pemikiran yang lebih maju.

Bagi penelitian yang akan datang agar dapat membahas mengenai sistem pembelajaran, minat, kelemahan dan latar belakang peserta didik maupun lingkungan memilih pembelajaran nonformal. Sehingga bisa mendapatkan hasil penelitian yang berbeda dan dapat dijadikan pembanding, dan dikemudian hari bisa berguna dalam menambah pengetahuan tentang pendidikan nonformal.

ABSTRACT

 

Islam Pamuji, Rohfatma. 2017. Learning Through The Additional Education (study on non-formal Education Sekolah Alam Ngelmu Pring in Batu). Thesis, Social Science, Faculty of Social Sciences, University of Malang. Supervisor: (I) Dr. I Nyoman Ruja, S. U (II) I Dewa Putu Ekasasnanda S. Ant, M.a

 

Keywords: Education, Non-Formal, Nature School.

 

Education can be defined as the process of teaching and learning which can produce the changes in all things including behaviour, attitude and intellectual change. The national education system was implemented through three lines i.e., formal, non-formal and informal education. Non-formal education is education outside of formal education can be implemented in a structured and hierarchical. Non-formal education appears to support the formal education in knowledge, skills, and attitudes acquired learners on a unit where formal education is not yet adequate. One of Non-formal learning can be form in Nature School; here the researcher will focus on one of Nature School that is natural school of Ngelmu Pring. This research aims to describes (1) How the background of the formation of the natural school Ngelmu Pring in Batu?; (2) how is the implementation of learning activities in the natural school of Ngelmu Pring in Batu?; (3) How the opinions of students and their parents about learning in the school of natural Ngelmu Pring in Batu?.

This research used descriptive qualitative as the approach method. The procedure of collection the data are observations (observation), in-depth interviews, documentation, and library studies. Data analysis is using the technique of data model analyst Miles & Huberman.

The results of this research are: (1) from the background of the establishment of the school of natural Ngelmu Pring is started from a community of karyalekhabasa in Batu. Have a curriculum called the free Learning curriculum. There are aspects of character development, namely: business people, the soul of a high social, life skill mastery, creative and adaptive, the brave, the ability of management and organizations, skilfully communicate insightful Global and local at heart. To support the passage of the curriculum this owned some of the programs. The supporting program such as; sinau pring, sahabat pring, young polyglot, one week of one book, and love Indonesia. The program is delivered in a fun and easy way to understand. The opinion of the learner is acquiring additional knowledge of foreign languages, knowledge of each of the less formal learning, delivered in acquiring learning skills and provision to increase confidence. The opinions of the parents of the learners in the form of adding social level and have a more advanced.

For the next research that will come to be able to discuss the learning system's weaknesses, interests, and background of the learners as well as non-formal learning, choose environment. So can get different results and the comparison could be made, and the future can be useful in adding to the knowledge of the non-formal education.