SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Ketertarikan Remaja Penggemar Budaya Populer Korea di Kota Malang

Fajar Ayu Trisnayanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Trisnayanti, Fajar Ayu. 2017. Ketertarikan Remaja Penggemar Budaya Populer Korea di Kota Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. I Nyoman Ruja, S.U (II) I Dewa Putu Eskasasnanda, S.Ant., M.A

 

Kata Kunci : Remaja, Penggemar, Budaya Populer Korea

 

Salah satu budaya populer yang menjadi sorotan masyarakat saat ini adalah budaya populer Korea Selatan. Globalisasi budaya populer Korea Selatan lebih dikenal dengan istilah Korean Wave (Hallyu). Hal tersebut terlihat dari adanya drama, film, musik dari Korea Selatan yang marak ditayangkan melalui media massa Indonesia dan mampu menarik perhatian banyak masyarakat. Anggota masyarakat yang cenderung mudah tertarik dan terpengaruh budaya populer Korea adalah remaja. Merebaknya budaya populer Korea membuat remaja mengagumi artis Korea yang dijadikan sosok idola.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) karakteristik remaja penggemar budaya populer Korea di Kota Malang, (2) latar belakang remaja di Kota Malang tertarik pada budaya populer Kore, (3) perilaku remaja penggemar budaya populer Korea di Kota Malang, (4) makna budaya populer Korea bagi penggemar di Kota Malang

Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Prosedur pengumpulan data terdiri dari observasi wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan pendukung merupakan ketua dari komunitas penggemar budaya Korea serta informan kunci adalah remaja yang tergabung dalam komunitas penggemar. Analisis data menggunakan teknik analis data model interaktif Miles & Huberman.

Hasil penelitian menunjukkan karakteristik remaja penggemar budaya populer Korea di Kota Malang didominasi oleh perempuan. Usia penggemar rata-rata pada usia remaja akhir yaitu 18-22 tahun. Para penggemar kebanyakan mengikuti komunitas penggemar atau grup dance cover. Waktu luang yang dimiliki penggemar akan dihabiskan untuk menikmati tayangan Korea. Penggemar budaya populer Korea juga pasti memiliki smartphone, laptop dan uang untuk membeli kuota internet. Biaya yang dihabiskan mencapai Rp 50.000,00 sampai Rp 200.000,00 perbulan. Latar belakang penggemar tertarik budaya populer Korea adalah dari ajakan teman sebaya, pengaruh media massa serta rasa kesepian.Perilaku para penggemar yaitu mencari informasi terutama tentang film,drama atau musik yang digemari, membayangkan artis Korea sebagai sosok idaman, menirukan gaya penampilan, mengumpulkan pernak pernik, serta penggemar biasanya tertarik belajar berbicara dan menulis dengan bahasa Korea. Makna budaya populer bagi penggemar adalah sebagai hiburan, menyalurkan hobi di bidang tarian modern serta untuk mendapat banyak teman.

Bentuk ekspresi kegemaran akan budaya populer Korea sangat bermacam-macam. Dengan demikian, peneliti menyarankan adanya penelitian lanjutan mengenai batas kejenuhan penggemar terhadap budaya populer Korea menggunakan perspektif yang berbeda.