SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Konstruksi Sosial Etnis Tionghoa di Desa Polagan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan

Titin Suhadatinah

Abstrak


ABSTRAK

 

Suhadatinah, Titin. 2017. Konstruksi Sosial Etnis Tionghoa di Desa Polagan Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan. Skripsi. Prodi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sukamto, M.Pd, M.Si. (II) I Dewa Putu Ekasasnanda, S.Ant, M.A.

 

Kata Kunci: Kontruksi Sosial, Etnis Tionghoa, Interaksi Sosial.

 

Etnis Tionghoa tersebar di berbagai wilayah di Indonesia salah satunya di Madura khususnya Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan dan merupakan kelompok minoritas. Meskipun, adanya perbedaan keyakinan yang dianut tidak menimbulkan konflik tetapi justru membuat masyarakat Desa Polagan dan Etnis Tionghoa mampu saling menghormati dan bekerja sama satu sama lain. Kerukunan Etnis Tionghoa dengan masyarakat di Desa Polagan juga terwujud dalam interaksi diantara kedua belah pihak.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana sejarah adanya Etnis Tionghoa di Desa Polagan?, (2) Bagaimana bentuk-bentuk interaksi sosial antara Etnis Tionghoa dengan masyarakat non Etnis Tionghoa di Desa Polagan?,(2) Bagaimana bentuk-bentuk interaksi sosial antara Etnis Tionghoa dengan masyarakat non Etnis Tionghoa di Desa Polagan?, (3) Bagaimana Konstruksi Sosial Etnis Tionghoa di Desa Polagan?,

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.  Sumber data meliputi sumber data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) sejarah adanya Etnis Tionghoa di Desa polagan pada saat kerusuhan Batavia 1970 dan Etnis Tionghoa di ketahui ada sejak jaman sebelum dinasti Ming (2) Bentuk-bentuk interaksi sosial antara masyarakat non Etnis tionghoa dengan masyarakat non Etnis Tionghoa terwujud dalam bentuk kerjasama, yaitu kerjasama dalam kegiatan-kegiatan yang ada di Desa Polagan maupun kegiatan perayaan hari besar. (3) konstruksi sosial Etnis Tionghoa dalam kehidupan masyarakat non-Etnis Tionghoa di Desa Polagan terjadi dalam 3 momen, eksternalisasi dengan cara menyesuaikan diri dalam dunia sosio-kultur, objektivasi Etnis Tionghoa telah di terima oleh masyarakat, dan momen internalisasi interaksi sosial antara masyarakat non Etnis Tionghoa dengan Etnis Tionghoa memiliki suatu makna dan bermanfaat.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, saran yang bisa diberikan bagi peneliti selanjutnya yaitu diharapkan tidak hanya meneliti mengenai toleransi yang terjalin antara Budha dengan Islam akan tetapi juga memfokuskan penelitian tentang keberadaan etnis tionghoa yang ada di Pamekasan maupun di Desa Polagan.