SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran IPS Renkarta Berbasis Lectora Inspire untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa SMP dan MTs Tentang Aspek Sosial Budaya Masyarakat Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

Randy Yuliano

Abstrak


ABSTRAK

 

Aspek sosial budaya secara khusus tersirat dalam pembelajaran IPS kelas tujuh jenjang SMP yaitu “Keragaman Etnik dan Budaya”. Fokus kajian wilayah (region) materi tersebut terletak di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Potensi sosial budaya masyarakat Kecamatan Gandusari yakni bersih desa, kleningan, baritan, selamatan, mitos telaga rambut monte, dan lain sebagainya. Fenomena sosial budaya masyarakat Kecamatan Gandusari perlu ditransformasikan ke dalam pembelajaran IPS. Salah satu bentuk transformasi ke dalam pembelajaran IPS yakni melalui pengembangan media pembelajaran IPS. Selanjutnya peneliti mengembangkan media pembelajaran IPS Renkarta (Arena Belajar Interaktif dan Kreatif).

Penelitian dan pengembangan ini mengacu model penelitian dan pengembangan Borg & Gall yang peneliti modifikasi menjadi tujuh langkah, yaitu (1) Perencanaan, (2) Penelitian dan pengumpulan data, (3) Pengembangan draf produk, (4) Uji coba lapangan terbatas, (5) Revisi hasil uji terbatas (6) Uji coba lapangan lebih luas, (7) Revisi hasil uji coba lapangan lebih luas. Validasi ahli dilakukan untuk ahli media, ahli materi, dan (audiens) siswa. Uji coba media pembelajarandilakukan di SMP Negeri 1 Gandusari dan MTs Negeri Gandusari Kabupaten Blitar. Uji coba dilakukan menjadi dua tahap yakni uji coba lapangan terbatas dan lebih luas. Uji coba lapangan terbatas melibatkan 10 siswa dan uji coba lapangan lebih luas melibatkan siswa satu kelas. Tahap uji pemahaman materi siswa dilakukan dengan membandingkan hasil pretes dan postes. Pengukuran tersebut menggunakan instrumen tes yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.

Secara keseluruhan media pembelajaran yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria layak dan dinyatakan baik serta dapat digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman materi pada siswa.Berikut hasil validasi media pembelajaran dan uji pemahaman materi pada siswa.Hasil validasi media pembelajaran oleh ahli media mendapatkan persentase valid sebesar 91,7% danvalidasi ahli materi sebesar 95,4%.Hasil uji validasi media pembelajaran pada tahap uji coba lapangan terbatas menghasilkan nilai persentase sebesar 93,7% di SMP Negeri 1 Gandusari dan 86,6% di MTs Negeri Gandusari. Hasil uji kelayakan media pembelajaran pada tahap uji coba lapangan lebih luas di SMP Negeri 1 Gandusari memperoleh persentase sebesar 95,3% dan 91,6% di MTs Negeri Gandusari. Sementara itu,uji pemahaman materipada siswa di SMP Negeri 1 Gandusari mengalamipeningkatan sebesar 24,7% dan peningkatan pemahaman siswa di MTs Negeri Gandusari sebesar 29,1%.