SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THREE STEP INTERVIEW TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA IPS KELAS VII DI SMP NEGERI 4 MALANG TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Nadhirotul ulfa

Abstrak


ABSTRAK

 

Ulfa, Nadhirotul. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Three Step Interview terhadap Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa pada IPS Kelas VII  di SMP Negeri 4 Malang Tahun Pelajaran 2016/2017. Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Siti MalikhahTowaf, M.A., Ph.D, (II) Dr. Sukamto, M.Pd., M.Si

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Three Step Interview, Keaktifan Belajar, Hasil Belajar.

Salah satu model pembelajaran yang mendorong keaktifan belajar siswa adalah model pembelajaran kooperatif tipe three step interview. Model pembelajaran kooperatif tipe three step interview adalah salah satu model pembelajaran yang mendorong siswa untuk bekerja sama dalam wawancara tentang sebuah topik tertentu, sehingga siswa menemukan jawaban sendiri dan mudah dalam mengingat materi pembelajaran. Siswa juga lebih memahami materi pembelajaran, sehingga hasil belajarnya baik.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe three step interview terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas 7 di SMP Negeri 4 Malang. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Rancangan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian two-group posttest-only design. Populasinya adalah semua kelas 7 SMP Negeri 4 Malang dan diambil 2 kelas sebagai sampel yaitu kelas 7 C sebagai kelas eksperimen dan kelas 7 A sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keaktifan belajar siswa dan soal tes hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas dan melakukan uji-T atau independent sample test yang dilakukan dengan SPSS 16.0 untuk menguji hipotesis penelitian.

Data uji hipotesis keaktifan dan hasil belajar menunjukkan sig 2-tailed sebesar 0,000 dan 0,013, sehingga  ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe three step interview terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Pengaruh model pembelajaran koperatif tipe three step interview bersifat positif. Hal ini terlihat dari data rata-rata keaktifan dan hasil belajar siswa yang menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan dan hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Rata-rata keaktifan belajar kelas kontrol sebesar 47,12, sedangkan  kelas eksperimen sebesar 52,50.Pada hasil belajar siswa, rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 82,97, sedangkan rata-rata hasil belajar kelas kontrol sebesar 75,94.

Saran bagi peneliti yang ingin meneliti lebih lanjut dengan tema yang sama lebih menambah fokus penelitian pada aspek afektif dan psikomotorik. Bagi siswa, sebaiknya lebih berani dalam mengekemukakan pendapat dan bertanya kepada teman maupun guru dan lebih fokus dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.Bagi guru yang menerapkan model pembelajaran ini sebaiknya lebihmemperhatikan waktu yang dibutuhkan siswa dan mendorong siswa dalam menyampaikan pendapat.