SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Pendidikan Karakter pada Mata Pelajaran IPS dan Dukungan Ekstrakurikuler Pramuka di SMPNegeri 9 Malang

Solihah .

Abstrak


ABSTRAK

 

Solihah. 2017.Implementasi Pendidikan Karakter pada Mata Pelajaran IPS dan      Dukungan Ekstrakurikuler Pramuka di SMPNegeri 9 Malang. Skripsi,    Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial,  Universitas Negeri Malang.Pembimbing (1) Dr. I Nyoman Ruja, S.U,          (2) Dra. Siti Malikhah Towaf, MA, Ph.D

Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Mata pelajaran IPS, Esktrakurikuler Pramuka

Pendidikan dijadikan proses siswa untuk mengembangkan diri dan karakter menjadi lebih baik. Karakter generasi muda saat ini sangat memprihatinkan, tidak sedikit menunjukkan beberapa karakter negatif yang merugikan diri mereka dan lingkunganya, seperti membolos sekolah, tawuran hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Dari permasalahan tersebut sudah sepatutnya pendidikan yang berbasis karakter diterapkan pada lingkungan sekolah. Salah satunya melalui pembelajran mata pelajaran IPS dan dukungan dari ekstrakurikuler pramuka. Mata pelajaran IPS dan ekstrakurikuler pramuka memiliki pokok tujuan yang sama yaitu membentuk karakter siswa guna mempersiapkan menjadi warga negara yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bagaimana pelaksanaan pembelajaran IPS yang mencerminkan pembentukan karakter siswa di SMP Negeri 9 Malang?, (2) Apa kendala dan solusi pelaksanaan pembentukan karakter siswa melalui mata pelajaran IPS di SMP Negeri 9 Malang?, (3) Bagaimana dukungan ekstrakurikuler pramuka dalam mewujudkan pendidikan karakter di SMP Negeri 9 Malang?

Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini  adalah kualitatif deskriptif. Prosedur pengumpulan data terdiri dari observasi wawancara dan dokumentasi. Informan pendukung yaitu satuan pengamanan dan wakil kepala sekolah, informan kunci adalah guru mata pelajaran IPS, pembina ekstrakurikuler, serta siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran IPS yang mencerminkan pendidikan karakter sudah diterapkan oleh guru IPS sesuai dengan silabus dan RPP yang sudah diintegrasikan pendidikan karakter (2) kendala yang dialami oleh guru adalah kurangnya pemanfaatan media dan model pembelajaran, sehingga membuat siswa mudah bosan saat pembelajaran IPS berlangsumg. Solusi yang dilakukan guru adalah berdiskusi dengan guru IPS yang lain serta menguji coba media dan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa (3) ekstrakurikuler pramuka berperan aktif dalam mewujudkan pendidikan karakter di sekolah.

Bagi peneliti yang akan datang sebaiknya agar dapat membahas mengenaiperkembangan karakter remaja era reformasi serta problematika yang ada.Mengingat banyaknya pengaruh negatif budaya barat yang berkembang saat ini dikalangan generasi muda Indonesia.