SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kinerja Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013 Mata Pelajran IPS di SMPN 04 Kepanjen

Munifatin Nisak

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013 di SMPN 04 Kepanjen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama, Pada tahap perencanaan pembelajaran, RPP yang dibuat guru sudah sesuai dengan dokumen K13, namun ada salah satu guru tidak membuat RPP dan hanya menggunakan buku guru sebagai pedoman saat mengajar. Kedua pada tahap pelaksanaan guru melaksanakan pembelajaran IPS di kelas secara terpadu tematik didasarkan pada buku pegangan siswa. Pelaksanaan pendekatan saintifik berusaha dilaksanakan oleh guru walaupun tidak seluruhnya dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan sesuai dengan RPP yang telah dibuat. Pada tahap evaluasi guru melaksanakan penilaian sikap melalui observasi sikap siswa saat KBM berlangsung, yang kemudian di laporkan kepada guru PKN dan Agama sebagai bahan pertimbangan, untuk pengetahuan dinilai melalui ulangan harian dan tugas, sedangkan keterampilan dinilai melalui tugas proyek dan portofolio, walaupun pada pelaksaannya tidak setiap kali pertemuan penilaian dilaksanakan. Keempat ada beberapa kendala yang dirasakan oleh guru saat perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, namun hal tersebut telah berusaha diatasi oleh guru.

 

Kata Kunci:Kinerja guru, ImplementasiKurikulum 2013, Mata Pelajaran IPS.

Kurikulum merupakan arah dan tujuan dalam pendidikan di Indonesia. “Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, danbahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu”, (UU Nomor 20 Tahun 2003).Kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan dari kurikulum KTSP. Kunci sukses implementasi Kurikulum 2013 terutama adalah pendidik, kelembagaan sekolah, dukungan kebijakan strategis, dan lingkungan pendidik itu sendiri, Rohman (2012:2). Selain ituWibowo (2012:16) menjelaskanbahwa guru yang profesional dan efektif merupakan syarat mutlak dan kunci keberhasilan