SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kostruksi Sosial Komunitas Pasukan Perdamaian Pencak Silat Indonesia Pusat Madiun Seta Kontribusinya Pada Pendidikan IPS

Yoyok Subroto

Abstrak


ABSTRAK

 

Subroto, Yoyok. 2017. Konstruksi Sosial Komunitas Pasukan Perdamaian Pencak Silat Indonesia Pusat Madiun serta Kontribusinya pada Pendidikan IPS. Skripsi, Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. GM. Sukamto M.Pd, M.Si, (II) Dra. Hj. Siti Malikhah Towaf, M.A., Ph.D.

 

Kata Kunci: Konstuksi Sosial, Komunitas, Pencak Silat, Pendidikan IPS

 

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai keanekaragaman suku, agama, ras, serta budaya. Salah satu budaya yang dimiliki bangsa Indonesia yaitu pencak silat. Pencak silat adalah beladiri pada masa dahulu digunakan sebagai alat perjuangan melawan serangan dari penjajahan. Tetapi mulai era globalisasi sering terjadi konflik antar perguruan pencak silat. Salah satu usaha yang dapat mengurangi atau menghilangkan hal tersebut melaui komunitas perdamaian pencak silat.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana latar belakang terbentuknya komunitas pasukan perdamaian pencak silat Indonesia pusat Madiun? (2) Bagaimana konstruksi sosial kegiatan komunitas pasukan perdamaian pencak silat Indonesia pusat Madiun? (3) Bagaimana makna pencak silat di komunitas pasukan perdamaian pusat Madiun serta kontribusinya pada Pendidikan IPS?         

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian konstruksi sosial. Kehadiran peneliti yaitu sebagai instrumen kunci dalam penelitian. Lokasi penelitian berada di Kota Madiun. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Prosedur pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan perpanjangan keikutsertaan, ketekunan dan keajegan pengamatan. Tahap penelitian yang dilakukan adalah tahap pra-lapangan, tahap lapangan, tahap analisis data, dan tahap penulisan laporan.

Hasil dari penelitian mengenai komunitas pencak silat: (1) latar belakang terbentuknya komunitas pasukan perdamaian pencak silat Indonesia pusat Madiun ini muncul karena kegelisahan para pesilat yang sering terjadinya kerusuhan mengenai pencak silat. (2) konstruksi sosial anggota komunitas yaitu momen eksternalisasi pada penelitian ini menjelaskan bahwa pengetahuan awal anggota mengetahui perkumpulan ini melalui media sosial dan teman seperguruan. Momen objektivasi melalui kegiatan yang sering dilakukan maka komunitas dapat menghasilkan sebuah keluaran yang bentuk barang maupun pencapaian. Hasil yang telah dicapai menjadikan sebuah internalisasi yang mana komunitas semakin dikenal oleh masyarakat Madiun dan sekitarnya. (3) makna pencak silat berdasarkan pakaian perguruan, gerak yang menyerupai nama hewan, serta senjata. Pada jenjang IPS SMP terdapat tema mengenai budaya dan manfaatnya dengan materi tarian reog, dan pencak adalah budaya seperti halnya reog. Saran bagi peneliti selanjutnya: (1) dapat mengkaji mengenai pencak silat dalam lingkup internasional, (2) peneliti selanjutnya dapat menggunakan pendekatan studi kasus atau menghubungkannya dengan nilai-nilai karakter.