SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitar objek wisata candi penataran setelah adanya pagelaran purnama seruling penataran

lilis supatmi

Abstrak


ABSTRAK

 

Supatmi, Lilis. 2016. Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Sekitar Objek Wisata Candi Penataran Setelah Adanya Pagelaran Purnama Seruling Penataran. Skripsi, Prodi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Dr. GM. Sukamto M.Pd, M.Si, (II) I Dewa Putu Eskasasnanda, S.Ant.,M.A

 

Kata Kunci: Objek Wisata, Candi Penataran, Masyarakat.

Peradaban dunia semakin lama semakin berkembang pesat seiring perkembangan zaman dan pengaruh teknologi yang semakin canggih. Untuk itulah manusia hendaknya tidak melupakan jasa leluhur dan nenek moyang yang telah mewariskan segala bentuk ilmu dan peninggalan hingga saat ini. Jawa merupakan pusat peradaban karena masyarakat Jawa dikenal sebagai masyarakat yang mampu menyelaraskan diri dengan alam. Terbukti dengan banyaknya peninggalan warisan budaya dari leluhur Jawa, misalnya peninggalan benda-benda purbakala berupa candi. Salah satu yang terkenal di Jawa Timur adalah Candi Penataran yang terletak di Desa Penataran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Candi Penataran ini merupakan kompleks candi terbesar yang ada di Jawa Timur. Adanya objek wisata Candi Penataran ini memberikan pengaruh yang besar bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat Kota Blitar terutama masyarakat di sekitar Desa Penataran. Rumusan masalah untuk penelitian ini adalah: (1) Bagaimana keadaan masyarakat Desa Penataran sebelum Candi Penataran ramai dikunjungi wisatawan, (2) Bagaimana kondisi sosial ekonomi masyarakat setelah adanya pagelaran Purnama Seruling Penataran di Candi Penataran, (3) Bagaimana upaya pemerintah dalam menjaga kondisi sarana dan prasarana yang ada di Candi Penataran dan sekitarnya.

Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model Miles & Huberman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Masyarakat Desa Penataran jaman dahulu masih sangat bergantung dengan alam terbukti dengan jenis pekerjaan yang mayoritas sebagai petani dan tingkat pendidikannya masih rendah, (2) Kondisi sosial ekonomi Masyarakat Desa Penataran meningkat sejak adanya pagelaran Purnama Seruling Penataran, terbukti dengan semakin luasnya peluang usaha pada sektor pariwisata dan juga semakin sadarnya masyarakat akan pentingnya melestarikan kebudayaan, (3) Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk melestarikan keberadaan sarana dan prasarana pada objek wisata Candi Penataran terbukti dengan dilakukan perbaikan dan penambahan fasilitas seperti wifi di dalam objek wisata Candi Penataran dan di parkiran. Saran yang dapat di berikan yaitu agar masyarakat lebih memiliki inovasi dan daya tarik dalam menjual produk agar lebih menarik minat wisatawan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Penataran. Sedangkan untuk peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti tentang bagaimana pandangan masyarakat Desa Penataran yang mayoritas beragama islam mengenai adanya objek wisata Candi Penataran yang merupakan candi berlatar belakang hindu.