SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Interaksi Mahasiswa Timor Leste dengan Masyarakat di Kelurahan Karang Besuki Kecamatan Sukun Kota Malang

Mafrizal Hikmah Triyanto

Abstrak


ABSTRAK

 

Triyanto, Mafrizal Himah. 2016. Interaksi Mahasiswa Timor Leste dengan Masyarakat di Kelurahan Karang Besuki Kecamatan Sukun Kota Malang. Skripsi. Prodi Pendidikan IPS. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. I Nyoman Ruja S.U, (II) Drs. Soetjipto S.H, M.Pd.

 

Kata Kunci: Interaksi, Mahasiswa Timor Leste, Masyarakat

Malang merupakan tempat tujuan untuk melakukan studi lanjut ke perguruan tinggi, Malang menjadi tempat berkumpulnya mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah dari penjuru Indonesia dan beberapa dari luar negeri. Mahasiswa yang menempuh studi yang berdomisili di luar Malang mengharuskan untuk memiliki tempat tinggal sementara untuk melancarkan proses studinya. Pada lokasi indekos mahasiswa dituntut untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya, beberapa mahasiswa yang berasal dari luar jawa mendapatkan kesulitan memilih tempat indekos karena kurang beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan mendapatkan stigma negatif oleh masyarakat sekitar rumah indekos, maka dari itu peneliti melakukan penelitian terhadap mahasiswa Timor Leste.

Penelitian ini memiliki tiga rumusan masalah yang dikaji yaitu: (1) Bagaimana karakteristik mahasiswa Timor Leste yang ada di Kelurahan Karang Besuki?; (2) Bagaimana kesulitan yang dihadapi dalam berinteraksi dengan masyarakat di Karang Besuki?; (3) Bagaimana solusi mereka untuk mengatasi masalah dalam berinteraksi dengan masyarakat?

Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Kehadiran peneliti sebagai instrumen kunci dalam penelitian. Jenis data yang digunakan berupa data primer yang dilakukan dengan pengamatan secara langsung dan data sekunder diperoleh dari studi pustaka. Prosedur pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumen. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis Miles dan Huberman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mahasiswa Timor Leste merupakan satu ras dengan penduduk Indonesia dan termasuk dalam ras Austronesia, (2) adanya kesulitan dalam proses interaksi yang meliputi perbedaan bahasa, budaya dan adanya stigma terhadap mahasiswa Timor Leste. (3) proses adaptasi dilakukan oleh mahasiswa Timor Leste dengan cara pengakraban terhadap warga Kelurahan Karang Besuki, belajar bahasa lokal yaitu Bahasa Jawa, dan mengikuti kegiatan warga sekitar.

 

Kesimpulan dari penelitian ini bahwa mahasiswa Timor Leste yang bertempat tinggal di wilayah Kelurahan Karang Besuki memiliki niat untuk berinteraksi dengan warga sekitar, namun mengalami kesulitan dalam prosesnya, kesulitan tersebut meliputi kesulitan berbahasa Indonesia, berbahasa jawa, perbedaan budaya, dan adanya stigma negatif kepada mahasiswa Timor Leste. Saran untuk peneliti selanjutnya agar dapat membahas tentang pola interaksi dari mahasiswa Timor Leste terhadap warga di wilayah Kelurahan Karang Besuki.