SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dampak Wisata Religi Makam Gus Dur Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Serta Pendidikan Masyarakat Dusun Tebuireng Desa Cukir

Umul Maulifah

Abstrak


ABSTRAK

Maulifah, Umul. 2016. Dampak Wisata Religi Makam Gus Dur Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Serta Pendidikan Masyarakat Dusun Tebuireng Desa Cukir Kabupaten Jombang. Skripsi, Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. GM. Sukamto, M.Pd, M.Si., (II) Dra. Siti Malikhah Towaf, M.A.,Ph.D

 

Kata Kunci: Pariwisata, Ziarah Religi, Perubahan Sosial

 

Kehadiran pariwisata adalah salah satu kegiatan yang secara langsung melibatkan masyarakat sekitar. Makam Gus Dur merupakan tempat wisata ziarah religi yang terkenal di Jombang. Sehingga dari kegiatan tersebut dapat membawa pengaruh terhadap masyarakat sekitar khususnya sekitar tempat wisata tersebut. Bahkan, pariwisata yang ada di daerah Cukir Kabupaten Jombang ini dapat mempengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi serta pendidikan di masyarakat.

Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana aktivitas wisata religi Makam Gus Dur? (2) Bagaimana kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Cukir sebelum adanya wisata religi Makam Gus Dur? (3) Bagaimana perubahan sosial ekonomi masyarakat Desa Cukir setelah adanya wisata religi Makam Gus Dur? (4) Bagaimana pengaruh adanya wisata religi Makam Gus Durterhadap pendidikan bagi masyarakat?

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sehingga penelitian ini menghasilkan data berupa data deskriptif. Instrument utama dalam penelitian ini adalah, peneliti sendiri. Lokasi penelitian terletak di sekitar wisata Makam Gus Dur Pondok Pesantren Tebuireng Desa Cukir kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan yang dilakukan adalah tahap pra-lapangan, tahap rancangan penelitian, tahap pelaksanaan dan tahap pelaporan.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut:

(1) aktivitas wisata religi dari tahun ke tahun semakin meningkat; (2) Kondisi

sosial ekonomi sebelum adanya wisata religi Makam Gus Dur sebagian besar perempuan menjalankan fungsinya sebagai ibu rumah tangga, kalaupun bekerja hanya sebagai pekerja di tempat orang lain dan penghasilan keluarga masih rendah; (3) Adanya wisata religi Makam Gus Dur berdampak terhadap perubahan sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar makam Gus Dur; (4) Keberadaan Makam Gus Dur berdampak terhadap perkembangan pendidikan masyarakat.

Berdasarkan hasil tersebut disarankan : (1) Bagi masyarakat setempat untuk mengembangkan sikap toleransi dengan para pendatang atau tamu yang ingin berziarah, sebab kemajemukan kultur dan adat istiadat yang berkunjung mungkin tidak sama; (2) Bagi pedagang hendaknya menjual barang dagangan yang sangat berbeda dengan tempat lainnya sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi penziarah untuk membeli dagangan tersebut; (3) Bagi peziarah diharapkan menghormati aturan-aturan yang sudah ada, saling toleransi sebab yang datang di Makam Gus Dur dari berbagai kalangan dan dari berbagai golongan yang memiliki adat yang berbeda; (4) Bagi Pemda untuk tidak terlalu mengkomersilkan Wisata Religi Gus Dur hanya untuk meningkatkan PAD; (5) Untuk peneliti selanjutnya diharapkan mampu mengembangkan isi dan tujuanya serta pengaruhnya bagi santri yang ada di dalam Pondok Pesantren Tebuireng tersebut.