SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Interaksi Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus SLB Islam Yasindo dan Masyarakat dalam Kehidupan Sehari-Hari Di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang

Imam Syuhro Wardi

Abstrak


 

ABSTRAK

Wardi, Imam Syuhro. 2016. Interaksi Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus SLB Islam Yasindo dan Masyarakat dalam Kehidupan Sehari-Hari Di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. I Nyoman Ruja, SU (II) Drs. Soetjipto, TH, SH, M.Pd.Kata Kunci: interaksi, kehidupan sehari-hari, Kecamatan Tumpang.

Kehadiran seorang anak di tengah keluarga merupakan sebuah karunia yang didambakan. Berbagai harapan sempurna mengenai sosok anak pun mulai tumbuh saat orang tua menanti kelahiran buah hati mereka. Berbagai kesulitan yang berkaitan dengan keterbatasan anak tidak hanya dihadapi oleh anak itu sendiri. Kesulitan tersebut juga dihadapi oleh orang terdekat seperti orang tua dan keluarga. Masalah hubungan orang tua dengan orang lain pun ikut mengahantui orang tua anak berkebutuhan khusus.Penelitian ini memiliki empat  rumusan masalah sebagai acuan dalam penelitian ini. (1) Bagaimana interaksi orang tua dengan anaknya yang berkebutuhan khusus?, (2) bagaiman strategi orang tua dalam dalam memandirikan anak mereka?, (3) bagaimana interaksi orang tua anak berkebutuhan khusus dengan masyarakat sekitar?, (4) bagaimana tanggapan masyarakat terhadap orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus?Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Kehadiran peneliti sebagai pengumpul dan penganalisis data. Secara khusus Lokasi penelitian adalah di SLB Islam Yasindo secara umum lokasi penelitian dalam area Kec. Tumpang, Kab. Malang. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dengan observasi,wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model Milles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verivikasi/penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan triangulasi. Tahap penelitian yang dilakukan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pelaporan.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) orang tua mengalami kesulitan berinteraksi dengan anaknya yang berkebutuhan khusus, (2) berbagai cara dilakukan orang tua untuk membuat perubahan kepada anaknya agar lebih mandiri, (3) interaksi orang tua dengan para orang disekitarnya tidak mengalami kesulitan, (4) terdapat sebagian orang yang mengucilakan bahkan mengunjing orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, (5) terdapat interaksi yang saling menguatkan satu sama lain antar orang tua, (6) masyarakat menganggap bahwa keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus seperti keluarga pada umumnya, (7) terdapat rasa simpati terhadap keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus.Saran peneliti kepada orang tua untuk melakukan perawatan, perhatian, pembelajaran dan peningkatan gizi makanan terhadap anak berkebutuhan khusus. Bagi masyarakat agar lebih mampu memahami kondisi keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Bagi peneliti lain, diharapkan terdapat penelitian dengan pendekatan studi kasus atau fenomenologi dan sudut pandang yang berbeda dalam mengkaji orang tua anak berkebutuhan khusus.