SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kajian Kitab Kuning Bidayat Al-Hidayah dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Santri sebagai Agent of Social Change di Pesantren Luhur Malang

Rifatul Azizah

Abstrak


ABSTRAK

Azizah, Rifatul. 2016. Kajian Kitab Kuning Bidayat Al-Hidayah dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan Santri sebagai  Agent of Social Change di Pesantren Luhur Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. GM. Sukamto, M.Pd, M.Si, (II) Dra. Hj. Siti Malikhah Towaf, M.A., Ph.D.

Kata Kunci: Kitab Kuning, Bidayat Al-Hidayah, Kehidupan Santri, Agent of Social Change

Pada akhir-akhir ini banyak bermunculan isu problematika sosial dalam masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan adanya agent of social change untuk mengatasi isu-isu tersebut.  Santri memiliki peran sebagai agent of social change yang mendorong perdamaian dan menciptakan Islam rahmatal lil'alamin melalui implementasi pembelajaran kitab kuning di Pesantren ke dalam aspek kehidupan santri. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan pembahasan mengenai kajian kitab kuning Bidayat Al-Hidayah dan pengaruhnya terhadap kehidupan santri sebagai  agent of social change di Pesantren Luhur Malang.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan antara lain, yaitu: (1) Mendeskrip-sikan ajaran-ajaran yang terdapat dalam kitab kuning Bidayat Al-Hidayah; (2) Mendeskripsikan pengaruh kajian kitab kuning Bidayat Al-Hidayah terhadap kehidupan  santri sebagai agent of social change di Pesantren Luhur Malang; (3) Mendeskripsikan relevansi antara kajian kitab kuning Bidayat Al-Hidayah dengan pembentukan santri sebagai agent of social change pada jaman sekarang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif jenis etnografi. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, pengisian intrumen terbuka, observasi partisipan dan dokumentasi. Penjaringan informan dengan purposive sampling. Sumber data primer ustadz pengampu kitab Bidayat Al-Hidayah, ustadz diniyah, ketua majelis santri, santri putra/putri dan kitab Bidayat Al-Hidayah. Sumber sekunder terdiri dari ustadzah diniyah, dan santri. Dokumen meliputi dokumen tertulis, foto, dan video/Audio. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa peneliti sendiri. Analisis data dengan model Miles dan Huberman yang meliputi: data collection, data reduction, data display dan conclusion drawing/verivication. Uji keabsahan data dilakukkan melalui ketekunan pengamatan dan triangulasi.

Hasil dari penelitian ini antara lain: Pertama, menurut ajaran Bidayat Al-Hidayah untuk mencapai masyarakat aman, damai dan sejahtera diperlukan tata krama yang baik dalam hal berhubungan dengan Tuhan dan berhubungan dengan sesama manusia; Kedua, ajaran normatif yang terdapat dalam kitab Bidayat Al-Hidayah pada akhirnya akan membentuk suatu struktur yang dijalani oleh para agen yakni santri melalui rutinisasi kegiatan pesantren. Rutinisasi dalam kehidupan sosial pesantren berpeluang untuk memproduksi dan mereproduksi ulang struktur tersebut; Ketiga, kitab Bidayat Al-Hidayah relevan dengan pembentukan agent of social change pada zaman sekarang.

Ada beberapa temuan diluar fokus penelitian dalam skripsi ini yang tidak peneliti bahas. Oleh sebab itu, peneliti berharap agar peneliti selanjutnya dapat membahas motivasi mahasiswa menjadi santri, pengaruh bentuk bangunan pesantren terhadap interaksi santri, dan bentuk-bentuk pengaruh lingkungan pesantren terhadap tradisi santri.