SKRIPSI Prodi Pendidikan IPS - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Penyebab Anak Putus Sekolah pada Jenjang Pendidikan SD dan SMP di Desa Sidorahayu Kecamatan Wagir Kabupaten Malang

Yohana Devi Wardani

Abstrak


ABSTRACT

 

Wardani, Yohana Devi. 2016. Analisis Penyebab Anak Putus Sekolah pada Jenjang Pendidikan SD dan SMP di Desa Sidorahayu Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. I Nyoman Ruja, S.U, (2) Dra. Hj. Siti Malikhah Towaf, M.A., Ph.D.

Kata kunci: Pendidikan, Anak Putus Sekolah

Salah satu sektor terbesar dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah sektor pendidikan. Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa pendidikan yaitu suatu usaha kebudayaan yang bermaksud memberi tuntunan di dalam hidup tumbuhnya jiwa dan raga anak-anak, agar kelak dalam garis kodrat hidupnya dan pengaruh keadaan yang mengelilingi dirinya, anak-anak dapat kemajuan dalam hidupnya, lahir dan batin. Salah satu penghambat dalam pembangunan pendidikan yaitu adanya permasalahan angka putus sekolah yang terjadi di wilayah Desa Sidorahayu.

Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan penyebab anak putus sekolah pada jenjang pendidikan SD dan SMP di Desa Sidorahayu Kecamatan Wagir Kabupaten malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Kehadiran peneliti sebagai instrumen kunci. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder, dengan subjek dan informan penelitian terbagi menjadi informan kunci dan informan pendukung yang dipilih secara purposif. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Pengecekan keabsahan temuan menggunakan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Tahap-tahap penelitian yang dilakukan ialah tahap persiapan, tahap rancangan penelitian, tahap pelaksanaan, dan tahap pelaporan.

Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyebab anak putus sekolah pada jenjang pendidikan SD dan SMP di Desa Sidorahayu adalah faktor kondisi sosial orang tua, kondisi ekonomi orang tua dan juga psikologi anak. Solusi atau upaya pemerintah untuk mengatasi kejadian putus sekolah ialah dengan diadakannya program pendidikan kejar paket atau kesetaraan diantaranya ialah paket A, paket B, dan paket C.

 

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, saran yang bisa diberikan bagi peneliti selanjutnya adalah agar mengkaji terkait penyebab anak putus sekolah di luar perspektif teori konstruksi.