SKRIPSI PRODI PENDIDIKAN IPA - FAKULTAS MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT) terhadap Prestasi Belajara IPA Siswa Kelas VIII SMPN 3 Singosari

Habibah Nur

Abstrak


RINGKASAN

Habibah, N. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran React (Relating, Experience,

Applying, Cooperating, Transferring) terhadap Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas VIII SMPN 3 Singosari. Skripsi, Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Muhardjito, M.S. (2) Muhammad Fajar Marsuki, S.Pd., M.Sc.

Kata Kunci: Model Pembelajaran REACT, Prestasi Belajar IPA, Tekanan zat

Pembelajaran IPA merupakan pembelajaran yang menekankan pada pengalaman langsung dalam diri siswa. Rendahnya prestasi belajar IPA merupakan masalah yang harus diperhatikan, karena prestasi belajar merupakan suatu indikator penting dalam satu pembelajaran. Tingginya prestasi belajar berarti tingkat keberhasilan proses belajar juga tinggi begitupun sebaliknya. Prestasi belajar IPA khususnya materi tekanan zat tergolong masih rendah. Hal itu, diketahui dari hasil wawancara beberapa guru SMP yang menyatakan rendahnya prestasi belajar IPA ditandai ketika guru melakukan evaluasi terhadap materi yang diajarkan banyak siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM. Selain itu, hasil tes kemampuan awal siswa pada prestasi belajar IPA materi tekanan zat menujukkan nilai di bawah 75.

 Prestasi belajar IPA khususnya pokok bahasan tekanan zat dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dapat ditingkatkan menggunakan model pemelajaran REACT. Model pembelajaran REACT merupakan model dengan pendekatan kontekstual dan mengutamakan kebermaknaan dalam belajar, sehingga siswa tidak hanya mengingat dan menghafal tetapi pengetahuan melekat dalam diri siswa dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Desai penelitian ini yaitu pretest-posttest control group desain. Subjek penelitian siswa kelas VIII I dan VIII H SMPN Singosari tahun ajaran 2018/2019, masing-masing kelas 31 siswa. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Kelas VIII I sebagai kelas eksperimen dengan model REACT dan kelas VIII H sebagai kelas kontrol dengan model konvensional yaitu discovery learning. Teknik analisis data menggunakan uji-t independent sample t-test untuk kesamaan rata-rata kemampuan awal siswa, dan uji-t serta uji Tukey untuk uji hipotesis penelitian.

Hasil dari penelitian menujukkan bahwa, dengan kemampuan awal yang sama terdapat perbedaan prestasi belajar IPA menggunakan model pembelajaran REACT dan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut diperoleh dari hasil analisis data ketika menggunakan uji-t nilai = 2,3057 > = 1,6706. Selain itu, dapat dihasilkan bahwa prestasi belajar IPA menggunakan model pembelajaran REACT lebih tinggi daripada model pembelajaran konvensional yang dapat dilihat hasil uji lanjut Tukey yang menunjukkan nilai Qhitung> Qtabel = 4,76 > 2,89.