SKRIPSI PRODI PENDIDIKAN IPA - FAKULTAS MIPA UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android pada materi Bunyi dan Pendengaran

mayakrisdayanti .

Abstrak


RINGKASAN

Mayakrisdayanti. 2019. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android pada Materi Bunyi dan Pendengaran. Skripsi. Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing. (I) Dr. Munzil, S.Pd., M.Si., (II) Vita Ria Mustikasari, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: media pembelajaran, android, bunyi dan pendengaran

Pembelajaran IPA menurut Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 harus bersifat interaktif dan menyenangkan yang dapat ditunjang dengan penggunaan teknologi. Pembelajaran yang interaktif dapat dilaksanakan dengan menggunakan media pembelajaran yang interaktif. Media pembelajaran dapat membantu dalam memvisualisasikan konsep abstrak melalui gambar, animasi, video dan audio. Bunyi dan pendengaran merupakan salah satu materi dalam pembelajaran IPA yang terdiri dari konsep abstrak yang tidak dapat di indera. Konsep seperti bentuk gelombang tidak dapat diamati secara langsung oleh siswa.

Mekanisme mendengar pada telinga manusia bersifat mikroskopis dan membutuhkan visualisasi melalui animasi dan video. Media pembelajaran yang mampu memvisualisasikan konsep abstrak tersebut salah satunya adalah melalui smartphone. Penggunaan smartphone sebagai media pembelajaran bersifat fleksibel dan efisien. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis android pada materi bunyi dan pendengaran yang layak dan valid.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan Alessi & Trollip yang terdiri dari tiga tahap yaitu planning, design dan development. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam pengembangan media ini berupa lembar validasi dan lembar uji keterbacaan dalam bentuk angket. Lembar validasi terdiri dari validasi media dan materi yang menggunakan angket dengan skala Likert disertai lembar komentar dan saran yang dapat diisi oleh validator jika terdapat bagian yang kurang tepat pada media yang disusun. Lembar uji keterbacaan diisi oleh guru dan siswa menggunakan angket dengan skala Likert disertai lembar komentar dan saran untuk memberikan tanggapan pada media.

Hasil validasi media dan materi masing-masing diperoleh persentase sebesar 81,8% dan 81,3% dengan kriteria sangat valid. Hasil uji keterbacaan kepada guru memperoleh persentase sebesar 80% dengan kriteria valid dan hasil uji keterbacaan kepada siswa memperoleh persentase sebesar 90,9% dengan kriteria sangat valid. Berdasarkan hasil validasi dan hasil uji kelayakan menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis android pada materi bunyi dan pendengaran layak dan valid digunakan.