SKRIPSI PRODI PENDIDIKAN IPA - FAKULTAS MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran dengan Pemodelan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Bunyi pada Siswa Kelas VIII

Kholifatul Jati

Abstrak


ABSTRAK

 

RINGKASAN

Jati, Kholifatul . 2018. Pembelajaran dengan Pemodelan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Bunyi pada Siswa Kelas VIII. Skripsi, Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sutopo, M.Si., (II) Novida Pratiwi, S.Si, M.Sc.

Kata Kunci: pemodelan, bunyi

            Salah satu tujuan dalam pembelajaran IPA yaitu membantu siswa memahami konsep–konsep IPA secara mendalam. Jika siswa memahami konsep, maka siswa dapat menerapkannya dalam pemecahan masalah. Perlu desain pembelajaran yang tepat untuk mencapai itu. Pembelajaran dengan pemodelan merupakan pembelajaran bersifat eksperimental dan penyelidikan yang melibatkan siswa secara aktif untuk mengembangkan pemahaman konsep.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran dengan pemodelan terhadap pemahaman konsep siswa pada topik bunyi. Pembelajaran dengan pemodelan dirancang dengan tujuan untuk memberi pengalaman langsung kepada siswa. Pengalaman langsung dapat membuat siswa mampu mengembangkan model, memahami konsep, dan menerapkan konsep.

Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method jenis embedded experimental design yaitu gabungan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif menggunakan analisis statistik untuk mengetahui efektivitas pembelajaran dengan pemodelan terhadap pemahaman konsep siswa. Data kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran siswa. Subjek penelitian yaitu 35 siswa kelas VIII J SMP Negeri 4 Kepanjen tahun pelajaran 2017/2018. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, catatan observer, wawancara, dan foto.

Peningkatan penguasaan konsep diukur dengan d-effect size dan N-gain. Nilai d-effect size yang didapatkan adalah 2,308 yaitu hasil kekuatan peningkatan skor pretest ke posttest yang termasuk kategori sangat tinggi. Peningkatan melalui perhitungan rata-rata gain ternomalisasi (N-gain) diperoleh hasil 0,507 yang tergolong kategori medium atas. Jadi, dapat dikatakan bahwa pembelajaran dengan pemodelan sangat efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada topik bunyi.