SKRIPSI PRODI PENDIDIKAN IPA - FAKULTAS MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

2017. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dipadu Kooperatif Think Pair Square Share (TPSS) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir KritisSiswa Kelas X MIA 5 SMAN 02 Batu

dini resita putri

Abstrak


ABSTRACT

Putri, Dini Resita. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dipadu Kooperatif Think Pair Square Share (TPSS) untuk Meningkat-kan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X MIA 5 SMAN 02 Batu. Pembimbing (I) Dra. Sunarmi, M.Pd., (II) Dra. Amy Tenzer, M.S.

Kata Kunci : inkuiri terbimbing, kooperatif TPSS, kemampuan berpikir kritis

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru Biologi SMAN 02 Batu, kemampuan berpikir kritis siswa kelas X MIA 5 tergolong rendah, terlihat dari jawaban siswa terhadap pertanyaan dengan aspek berpikir kritis dan hasil belajar siswa yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal hanya 57%. Rendahnya kemampuan berpikir kritis disebabkan kurang di-berdayakannya kemampuan tersebut pada setiap pembelajaran.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan  berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dipadu Kooperatif TPSS. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas X MIA 5 SMAN 02 Batu tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 30 orang terdiri dari 10 siswa dan 20 siswi. Kemampuan berpikir kritis siswa meliputi aspek interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan selfregulation, yang diukur menggunakan melalui tes akhir siklus dan penilaian tes akhir siklus Dilakukan berdasarkan rubrik penilaian kemampuan berpikir kritis. Penelitian Tindakan kelas dilakukan selama dua siklus.

Data hasil penelitian kemampuan berpikir kritis sebagai berikut. Aspek Intepretasi  meningkat dari 65,6% menjadi 87,5% pada siklus II. Aspek Analisis meningkat dari 45,6% menjadi 68% pada siklus II. Aspek Evaluasi meningkat dari 67% menjadi 75% pada siklus II. Aspek Inferensi meningkat dari 57,3% menjadi 76,3% pada siklus II. Aspek Eksplanasi meningkat dari 46,6% menjadi 66% pada siklus II. Aspek Self-regulation meningkat dari 71,3% menjadi 84,6% pada siklus II. Secara keseluruhan aspek kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari 58,8% pada siklus I menjadi 87,5% pada siklus II. Model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dipadu Kooperatif TPSS dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada setiap aspeknya. Penerap-an Model Pembelajaran harus dilakukan oleh Guru dengan baik melalui bombingan kepada siswa disetiap langkah pembelajaran sehingga setiap aspek berpikir kritis dapat semakin terasah.