SKRIPSI PRODI PENDIDIKAN IPA - FAKULTAS MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran dengan Pemodelan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Getaran pada Siswa Kelas VIII

Wahyulia Diah Arum Trisnawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Trisnawati, Wahyulia Diah Arum. 2017. Pembelajaran dengan Pemodelan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Getaran pada Siswa Kelas VIII. Skripsi, Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Sutopo, M.Si., (2) ErniYulianti, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: Pembelajaran dengan Pemodelan, Pemahaman Konsep, Topik Getaran

 

Pembelajaran IPA menuntut siswa harus memahami konsep serta keterkaitannya untuk  menyelesaikan masalah. Siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep, untuk itu dibutuhkan desain pembelajaran yang tepat untuk mengatasi kesulitan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan dan efektifitas pembelajaran dengan pemodelan terhadap pemahaman konsep siswa pada topik getaran. Pembelajaran dengan pemodelan dirancang dengan tujuan untuk memberikan pengalaman langsung sehingga siswa mampu mengembangkan model, memahami konsep, dan menerapkan konsep.

Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan kuantitatif dan kualitatif yaitu mixed method jenis embedded experiment design. Analisis statistik dilakukan pada data kuantitatif untuk mengetahui efektifitas pembelajaran dengan pemodelan terhadap pemahaman konsep siswa. Data kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-C MTs YTP Kertosono tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri atas 29 siswa perempuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes, catatan observer, wawancara, foto dan video.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pemodelan dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa pada topik getaran dengan d-effect size 1,582 termasuk dalam kategori sangat tinggi efektifitasnya, dan N-gain 0,508 termasuk dalam kategori medium atas peningkatan pretest ke posttest. Sehingga dapat dikatakan bahwa pembelajaran dengan pemodelan ini sangat efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada topik getaran.