SKRIPSI PRODI PENDIDIKAN IPA - FAKULTAS MIPA UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Mobile Learning Berbasis Android dengan Pendekatan Saintifik untuk Siswa Kelas VIII SMP dengan Tema Cahaya

Ervan Dwi Yuliaristiawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Yuliaristiawan, Ervan Dwi. 2016. Pengembangan Media Mobile Learning Berbasis Android dengan Pendekatan Saintifik untuk Siswa Kelas VIII SMP dengan Tema Cahaya.Skripsi, Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Arif Hidayat, M.Si. (II) Erni Yulianti, S.Pd, M.Pd.

 

Kata kunci: media pembelajaran IPA, pendekatan saintifik,sistem operasi Android, cahaya

 

Pendekatan saintifik merupakan pendekatan yang digunakan pada kurikulum 2013. Pendekatan saintifik menekankan pada kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/eksperimen, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik di dalam kelas dapat dibantu dengan menggunakan media pembelajaran. Salah satu media yang dapat digunakan adalah dengan media mobile learning berbasis Android agar dapat digunakan dimana saja, kapan saja, dan lebih menarik siswa untuk belajar.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk  berupa mediamobile learning berbasis Androiddengan pendekatan santifik untuk siswa kelas VIII SMP dengan tema cahaya yang layak dan valid.

Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah Four-D Model yang meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate).Penelitian ini dilakukan sampai tahap pengembangan berupa uji keterbacaan.Tahap penyebaran tidak dilakukan karena keterbatasan waktu penelitian.Kelayakan dari media yang dikembangkan dapat diketahui dari uji validasi dan uji keterbacaan. Uji validasi terdiri dari uji validasi media oleh dosen ahli media dan satu guru IPA SMP, uji validasi materi oleh ahli materi dari dosen Jurusan Fisika, dan uji validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran oleh dosen Pendidikan IPA. Uji keterbacaan dilaksanakan dengan melibatkan 10 orang siswa SMP kelas VIII yang telah menempuh materi cahaya.Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah teknik analisis nilai rata – rata.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase rata-rata 83%dari ahli media yang berarti sangat layak, oleh ahli materi diperoleh persentase rata-rata 81,2%yang berarti sangat layak, hasil uji kelayakan Rencana Pelaksanaan Pembelajarandiperoleh persentaserata-rata 86,6% yang berarti sangat layak, dan hasil uji keterbacaan diperoleh persentase rata-rata 89,67% yang berarti sangat layak. Berdasarkan hasil penilaian tersebut maka secara umum media pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria sangat layak.Produk media ini baru dikembangkan pada uji keterbacaan dengan jumlah siswa yang terbatas. Oleh karena itu, disarankan pada peneliti lain untuk melakukan uji coba lapangan pada media yang dikembangkan ini melalui penelitian eksperimen dalam kegiatan pembelajaran di kelas.