SKRIPSI Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Polsek Arjasa dalam Menanggulangi Penyalahgunaan Narkotika di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep

Muhammad Dahlan., Muhammad Dahlan.

Abstrak


ABSTRAK

 

Dahlan, Muhammad. 2019. Upaya Polsek Arjasa dalam Menanggulangi Penyalahgunaan Narkotika di Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep. Skripsi, Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Suko Wiyono, S.H., M.Hum, (II) Drs.Margono, M.Pd, M.Si.

 

Kata Kunci: Polsek, Penyalahgunaan, Narkotika, Penanggulangan

Semakin meningkatnya penyalahgunaan obat-obatan terlarang di kalangan masyarakat tersebut tentulah sangat memprihatinkan, karena merusak moralitas masyarakat Pulau Kangean khususnya di Kecamatan Arjasa. Upaya pencegahan dan penanggulangan yang dilakukan oleh kepolisian dalam hal ini Polsek Arjasa memiliki peranan dan fungsi yang sangat penting.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan potret kasus-kasus penyalahgunaan  narkotika di Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep (2) Mendeskripsikan upaya Polsek Arjasa dalam  menanggulangi penyalahgunaan  narkotika di Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep (3) Mendeskripsikan faktor penghambat upaya Polsek Arjasa dalam  menanggulangi penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep dan (4) Mendeskripsikan upaya Polsek Arjasa dalam  mengatasi hambatan penanggulangan penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep.

Peneliti dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian kualitatif  dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Polsek Arjasa Kabupaten Sumenep. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan  melalui wawancara, observasi langsung ke lapangan, dandokumen-dokumen di lapangan yang  mendukung penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data mengenai data yang diperoleh, peneliti menggunakan pengecekan keabsahan data dengan meningkatkan ketekunan dalam penelitian dan triangulasi yaitu triangulasi sumber.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Arjasa bukan hanya dilakukan oleh anak muda dengan usia di bawah 18 tahun sampai dengan usia di atas 18 tahun. Salah satu maksud dan tujuan penyalahgunaan narkotika yaitu pengedar  narkotika adalah untuk mencari keuntungan.Tidak berpatok pada kaya dan miskin tetapi lebih membentuk jaringan. Ketika sudah terjerat dalam jaringan penyalahgunaan narkotika, mereka akan mulai  memiliki banyak uang sehingga berusaha membangun jaringan-jaringan yang  lebih luas untuk mencari keuntungan yang  lebih besar.

Polsek Arjasa juga telah bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumenep untuk melakukan operasi diberbagai tempat yang diduga menjadi tempat kegiatan penyalahgunaan narkotika. Disamping itu juga adanya bantuan dari  masyarakat melalui pemberian informasi menunjukkan bahwa sudah ada kerjasama antara masyarakat dan kepolisian yang berlangsung cukup baik. Kerjasama antara kepolisian dan masyarakat tentunya mempermudah upaya kepolisian dalam melaksanakan operasi di lingkungan sekitar.

Upaya meningkatkan kerjasama dengan lapisan masyarakat baik instansi maupun lembaga pendidikan diharapkan mampu mengurangi kurangnya kepedulian masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.